Salah satu petinggi kartel Sinaloa, Damaso Lopez, digiring aparat keamanan di Mexico City, Meksiko, 2 Mei 2017. (Foto: Reuters/Carlos Jasso)
Salah satu petinggi kartel Sinaloa, Damaso Lopez, digiring aparat keamanan di Mexico City, Meksiko, 2 Mei 2017. (Foto: Reuters/Carlos Jasso)

Meksiko Tangkap Bos Kartel Sinaloa Damaso Lopez

Willy Haryono • 03 Mei 2017 11:03
medcom.id, Mexico City: Salah satu pemimpin kartel narkotika Sinaloa -- yang bersaing memperebutkan kekuasaan setelah tersingkirnya Joaquin "El Chapo" Guzman -- telah ditangkap petugas gabungan Meksiko, Selasa 2 Mei 2017. 
 
Menurut kantor jaksa agung Meksiko, prajurit dan agen jaksa menggelar penggerebekan di pagi hari untuk menangkap petinggi Sinaloa bernama "Damaso N."
 
Seorang petugas federal Meksiko mengonfirmasi bahwa yang ditangkap adalah Damaso Lopez, atau juga dikenal dengan sebutan "El Licenciado." Lopez disebut-sebut sebagai tangan kanan Guzman yang membantunya melarikan diri dari penjara Meksiko pada 2001. 

Seperti dikutip CBS News, serangkaian foto memperlihatkan tentara Meksiko dengan perangkat tempur lengkap sedang menjaga pintu masuk sebuah apartemen di kawasan elite di Mexico City.
 
Terdapat pula foto prajurit dan polisi yang menggiring seorang pria dari gedung tersebut di bawah pengawalan ketat. 
 
Pemerintah Mexico City menyebut beberapa bos geng narkoba terkadang tinggal di ibu kota dan mengendalikan peredaran produk mereka. 
 
Meksiko Tangkap Bos Kartel Sinaloa Damaso Lopez
Joaquin "El Chapo" Guzman. (Foto: AFP)
 

Dengan Guzman berada di balik jeruji besi, kartel Sinaloa dikendalikan Ismael "El Mayo" Zambada Garcia, Rafael Caro Quintero, Damaso Lopez dan anak "El Chapo," Ivan Archivaldo Guzman serta Jesus Alfredo Guzman Salazar. 
 
Guzman diekstradisi ke Amerika Serikat tahun ini untuk menghadapi tuntutan peredaran narkoba, pencucian uang dan lainnya. Dia telah mengajukan dirinya tidak bersalah. 
 
Lopez, 51, diyakini tengah berselisih dengan anak Guzman terkait kekuasaan di beberapa wilayah Sinaloa. Lopez juga diyakini sebagai dalang di balik serangan terhadap Zambada. 
 
Konflik internal kartel telah memicu peningkatan aksi kekerasan di Sinaloa dan negara bagian lainnya. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan