Trump dan Presiden Nigeria akan Diskusikan Isu Terorisme
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari (tengah) dalam sebuah acara di Lagos, 29 Maret 2018. (Foto: AFP/STEFAN HEUNIS)
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Nigeria Muhammadu Buhari akan bertemu di Gedung Putih pada 30 April mendatang untuk mendiskusikan beragam isu, termasuk "memerangi terorisme" dan pertumbuhan ekonomi.

Dalam pengumuman Gedung Putih pada Minggu 15 April 2018, disebutkan bahwa "Presiden Trump antusias untuk mencari cara meningkatkan kemitraan strategis dan mendorong berbagai prioritas."

Prioritas itu di antaranya "mendorong pertumbuhan dan reformasi ekonomi, memerangi terorisme dan beragam ancaman terhadap perdamaian dan keamanan, serta membangun peran Nigeria sebagai pemimpin demokratik di kawasan."


"Hubungan AS dengan Nigeria terjalin begitu dalam dan kuat. Pertumbuhan ekonomi Nigeria, sektor keamanan dan kepemimpinannya di Afrika akan mendorong kesejahteraan kita bersama," lanjut Gedung Putih, seperti dikutip AFP

Nigeria, negara dengan perekonomian terbesar di Afrika Barat, adalah salah satu pihak yang memerangi ekstremisme dengan dibantu AS. 

Buhari tengah menghadapi serangkaian ancaman keamanan di seantero Nigeria, mulai dari grup teroris Boko Haram hingga ke militan pencuri minyak di wilayah selatan.

Pengumuman kunjungan Buhari ke AS muncul satu hari usai peringatan penculikan massal remaja putri oleh Boko Haram di Chibok. 

Kunjungan juga dilakukan Buhari menyusul ketegangan pada Januari lalu saat Trump menyebut benua Afrika dipenuhi sejumlah "negara buruk."



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id