Alan Gross, warga yang ditahan sejak 2009 di Kuba, memberikan keterangan di Washington beberapa saat setelah mendarat di AS, Rabu (17/12/2014) - AFP / WIN MCNAMEE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA
Alan Gross, warga yang ditahan sejak 2009 di Kuba, memberikan keterangan di Washington beberapa saat setelah mendarat di AS, Rabu (17/12/2014) - AFP / WIN MCNAMEE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA

Dibebaskan Kuba, Tahanan AS Dukung Kebijakan Obama

Willy Haryono • 18 Desember 2014 09:20
medcom.id, Washington: Alan Gross, warga Amerika Serikat, akhirnya dibebaskan setelah lima tahun mendekam di tahanan Kuba. Ia mengaku belajar banyak hal selama penahanan, salah satunya adalah: Kebebasan itu tidak didapat secara gratis.
 
Dalam penampilan pertamanya di hadapan publik setelah mendarat di Negeri Paman Sam, Gross mendukung penuh kebijakan Presiden Barack Obama yang ingin memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba. Gross menyebut kebijakan AS terhadap Kuba selama lima dekade terakhir terbukti tidak efektif.
 
"Dua kesalahan tidak bisa berujung pada satu kebenaran. Saya benar-benar berharap kita bisa melewati kebijakan-kebijakan terdahulu kedua negara," kata Gross, seperti dilansir Associated Press, Rabu (17/12/2014).

Tampil bugar dan mampu berjalan tanpa bantuan, Gross menceritakan pengalamannya pada sejumlah awak media di Washington. Ia mengaku menghormati warga Kuba, dan sedih atas perlakuan komunitas dunia terhadap mereka.
 
"Mereka sangat baik dan berbakat," sebut pria 65 tahun itu, yang dibebaskan sebagai bagian dari perjanjian terbaru AS dan Kuba.
 
Gross ditangkap 2009 lalu saat bekerja memasang jaringan internet di sebuah komunitas Yahudi di Kuba. Kuba menilai program AS itu adalah sesuatu yang ilegal. Gross disidang dan divonis 15 tahun penjara.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan