Trump Bertekad Hentikan Gelombang Imigran Honduras
Imigran Honduras beristirahat Tapachula, 21 Oktober 2018, dalam perjalanan menuju AS. (Foto: AFP/JOHAN ORDONEZ)
Washington: Presiden Donald Trump mengatakan pihaknya mengerahkan "upaya maksimal" dalam menghalangi kedatangan ribuan imigran asal Honduras yang terus bergerak ke arah Amerika Serikat. "Demi mencegah agar alien ilegal tidak melintasi perbatasan selatan," tulis Trump di Twitter.

"Mereka harus terlebih dahulu mengajukan suaka di Meksiko. Dan jika itu gagal, maka AS akan menolak mereka semua," lanjut dia, seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Baca: 1.000 Warga Honduras Berusaha Masuk ke AS


Trump menyalahkan Partai Demokrat sebagai penyebab adanya gelombang imigran ini, yang juga disebut di media lokal AS sebagai Caravans. Ia mendorong agar hukum keimigrasian AS diubah total.

Sebelumnya, Trump telah mengancam akan memutus dana bantuan ke kawasan, mengerahkan militer dan menutup perbatasan AS-Meksiko jika otoritas setempat tidak mampu menghentikan gelombang imigran.

Meksiko telah berjanji akan menangkap semua imigran yang melintas tanpa visa, namun juga akan memproses permohonan suaka jika memang diajukan mereka. Meksiko juga telah meminta bantuan agensi pengungsian PBB untuk mengatasi masalah ini.

Saat masih menjadi calon presiden, Trump menegaskan salah satu fokus pemerintahannya nanti adalah isu imigran. Ia juga pernah berjanji akan membangun tembok besar yang memisahkan AS dengan Meksiko.

Lebih dari 64 persen keluarga di Honduras hidup dalam kemiskinan. Sementara San Pedro Sula menjadi salah satu kota di Honduras dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia.




(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id