Trump Bantah Gunakan Kata Kasar soal Imigran
Presiden AS Donald Trump saat hendak memasuki pesawat di Maryland, 12 Januari 2018. (Foto: AFP/NICHOLAS KAMM)
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berusaha meredam kemarahan di dalam dan luar negeri atas dugaan merendahkan para imigran yang disebutnya berasal dari "negara-negara sampah."

Trump membantah telah mengucapkan kata tersebut lewat sebuah tulisan di Twitter, Jumat 12 Januari 2018. 

Media lokal melaporkan kata kasar itu dilontarkan Trump dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah petinggi mengenai reformasi imigran di Gedung Putih. 


"Bahasa yang saya gunakan saat pertemuan DACA memang keras, tapi bukan kata spesifik itu yang saya gunakan," tulis Trump, merespons artikel di The Washington Post dan New York Times, seperti dikutip AFP.

Namun Senator dari Partai Demokrat Dick Durbin -- yang ikut dalam pertemuan tersebut -- menyatakan Trump berulang kali menggunakan kata-kata "keji dan rasis."

Pertemuan di Gedung Putih pada Kamis digelar untuk mendiskusikan perjanjian partai Demokrat dan Republik mengenai pembatasan imigran ke AS. 

Sejak menjadi presiden, Trump menyingkirkan program era Barack Obama yang memberikan perlindungan hukum bagi 800 ribu imigran muda. Ia menetapkan tenggat waktu hingga Maret kepada Kongres AS untuk menentukan penggantinya, meski pengadilan baru-baru ini telah memberlakukan kembali program Obama tersebut.

Baca: Ucapan Kasar Trump kepada Imigran Haiti dan Afrika

Masih dalam rapat, saat para pejabat menyinggung mengenai isu perlindungan imigran dari negara-negara Afrika, Trump kemudian bertanya mengapa AS harus menerima imigran dari "negara-negara sampah" ketimbang dari negara makmur seperti Norwegia. 

Durbin mengatakan ketika itu Trump secara spesifik bertanya, "Apakah kita membutuhkan lebih banyak orang Haiti?" sebelum akhirnya mengucapkan kata kasar mengenai imigran asal negara-negara Afrika. 

Setelah itu, lanjut Durbin, Trump "mengatakan hal-hal penuh kebencian, keji dan rasis." Durbin menegaskan "sampah" adalah kata spesifik yang diucapkan Trump, bukan hanya sekali, tapi berkali-kali.

Merespons hal tersebut, Trump membantah pernah mengucapkan "sesuatu yang merendahkan" orang-orang dari Haiti.

"Itu hanya buatan Dems," tulis Trump, merujuk pada Demokrat. "Saya memiliki hubungan yang baik dengan Haiti!"

Namun pemerintah Haiti -- yang mengenang delapan tahun gempa bumi yang menewaskan 200 ribu orang -- mengaku "terkejut dan marah" dengan ucapan rasis Trump.

 



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id