NEWSTICKER
Penumpang beraktivitas di dek kapal Diamond Princess di Yokohama, Jepang, 16 Februari 2020. (Foto: AFP/BEHROUZ MEHRI)
Penumpang beraktivitas di dek kapal Diamond Princess di Yokohama, Jepang, 16 Februari 2020. (Foto: AFP/BEHROUZ MEHRI)

40 Warga AS di Diamond Princess Terinfeksi Korona

Internasional Virus Korona
Willy Haryono • 17 Februari 2020 07:10
Washington: Sebanyak 40 warga Amerika Serikat dinyatakan terinfeksi virus korona Covid-19 di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di perairan Jepang. Kabar ini muncul saat sejumlah warga AS dijadwalkan dievakuasi dari Diamond Princess hari ini, Senin 17 Februari 2020.
 
Diamond Princess dikarantina selama 14 hari sejak 4 Februari lalu, usai seorang yang pernah menaiki kapal tersebut dinyatakan positif terjangkit virus korona Covid-19.
 
AS telah mengevakuasi sejumlah warga mereka dari Diamond Princess. Mereka semua nantinya harus menjalani karantina tambahan selama 14 hari saat tiba di AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, puluhan warga AS lainnya di kapal tersebut belum bisa pulang. "Ada 40 warga yang terinfeksi," kata Anthony Fauci, seorang petinggi Institut Kesehatan Nasional AS, kepada kantor berita CBS.
 
"Mereka semua akan dirawat di rumah sakit Jepang," lanjut dia, dikutip dari AFP.
 
Belum diketahui pasti apakah 40 warga AS itu termasuk dari 355 orang di Diamond Princess yang dinyatakan terjangkit korona oleh otoritas Jepang. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato telah mengatakan bahwa 1.219 orang di kapal tersebut sudah menjalani pemeriksaan korona.
 
Sejak Minggu malam hingga Senin dini hari, warga AS yang diizinkan pulang dibawa keluar dari Diamond Princess dalam beberapa grup. Mereka melewati semacam pos pemeriksaan paspor, namun tidak menjalani tes kesehatan.
 
Dari sana, mereka menaiki bus yang dikendarai petugas berbaju pelindung. "Saya senang dan siap pulang," tutur Sarah Arana, salah satu penumpang Diamond Princess, kepada AFP.
 
"Seharusnya Pemerintah AS mengintervensi lebih awal. Saya rasa Jepang kerepotan menangani karantina ini," sambung dia.
 
Sabtu kemarin, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa 400 warga AS yang ada di Diamond Princess akan diterbangkan pulang.
 
Sementara itu berdasarkan data terbaru Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, angka kematian akibat virus korona di Tiongkok pada Senin 17 Februari 2020 mencapai 1.765 orang, dengan total infeksi 70.400.
 
Sementara kematian di luar daratan Tiongkok mencapai empat, yakni di Hong Kong, Filipina, Jepang dan Prancis. Untuk pasien sembuh, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mencatat angkanya telah melampaui 9.000.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif