Netizen boikot Tiktokers Ali Hamzah (TikTok)
Netizen boikot Tiktokers Ali Hamzah (TikTok)

Netizen Ramai-ramai Boikot TikTokers Ali Hamzah, Ada Apa?

Hiburan media sosial k-pop tiktok content creator
Muhammad Syahrul Ramadhan • 10 September 2021 13:12
Jakarta: Netizen dibuat geram oleh sosok TikTokers bernama Ali Hamzah. Musababnya pemilik akun @alinezad itu dinilai membuat konten adu domba dan menyebarkan kebencian.
 
Konten terbarunya tentang Mnet jadi puncak kesabaran netizen. Di konten tersebut konten @alinezad menyalahkan Kpopers terkait masalah azan yang dijadikan musik latar acara Street Woman Fighter. Dalam takarir videonya Ali menuduh Kpopers hanya diam saja terkait adanya remix suara azan tersebut.
 
Uda tau sering begini masi aja lu demen tuh kpop-kpopan! Di saat agama lu di hina lu diem? penyembah fisik,” tulis Ali dalam takarin videonya seperti dikutip Medcom.id, Jumat, 10 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Netizen Ramai-ramai Boikot TikTokers Ali Hamzah, Ada Apa?
(TikTokers @alinezad)
 
Kampanye boikot Ali Hamza ini ramai di Twitter. Bahkan, kini beredar petisi “Boikot Ali Hamza, Content Creator Penyebar Fitnah & Kebencian”.
 
Dalam petisi tersebut dijelaskan Ali Hamzah kerap menggunakan tameng agama untuk mengemukakan kebencian, adu domba, dan fitnah. Hal tersebut dinilai berdampak buruk bagi pengikutnya.
 
Gerakannya sangat berpengaruh terhadap followersnya, dan dampaknya? Sangat buruk sekali,” tulis petisi tersebut.
 
Netizen Ramai-ramai Boikot TikTokers Ali Hamzah, Ada Apa?
(Petisi boikot Ali Hamza di Change.org)
 
Terkait masalah Mnet, pembuat petisi menyebut tuduhan Ali keliru. Pasalnya, masalah remix azan yang dijadikan musik latar acara Street Woman Fighter pertama kali diungkap oleh para K-popers.
 
Padahal itu salah perusahaan musik terkenal di Korea dan penggemar tersebutlah yang pertama kali menyuarakan boikot penyalahgunaan azan tersebut kepada perusahaan tersebut,” jelasnya.
 
Tidak hanya menyudutkan penggemar Korea saja, seringkali saudara Ali Hamza menyudutkan agama lain, ras, dan sebagainya,” sambung petisi tersebut.
 
Kini petisi yang diajukan kepada TikTok Indonesia ini sudah ditandatangani 101 ribu lebih orang. Dan target tantangan mencapai 150 ribu.
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif