Ucok Baba bersama artis Bedu di kafe miliknya (Foto: instagram)
Ucok Baba bersama artis Bedu di kafe miliknya (Foto: instagram)

Dipalak Preman Anggota Ormas, Kafe Ucok Baba Sempat Berniat Tutup

Elang Riki Yanuar • 11 Agustus 2021 16:13
Jakarta: Ucok Baba menjadi sasaran pemerasan preman yang mengaku sebagai anggota ormas. Pria tersebut meminta uang secara paksa dengan dalih untuk keamanan kafe milik Ucok di kawasan Depok.
 
Pria bernama Idrus itu datang ke kafe Ucok Baba dalam keadaan mabuk. Ucok yang tidak ingin ada keributan akhirnya memberikan uang kepada preman tersebut.
 
Salah satu karyawan Ucok lalu mengadukan kejadian itu ke Tim Jaguar Polres Metro Depok. Tak butuh waktu lama, Tim Jaguar mendatangi kafe Ucok Baba untuk mengetahui duduk perkara kejadian.

"Tanggal 9 Agustus 2021 sore, Jaguar menerima laporan masyarakat adanya aksi minta uang dengan paksa terhadap sebuah kafe yang diketahui pemiliknya saudara Ucok Baba di Jalan Pala Bali, Pondok Terong. Lanjut jelang petang Jaguar ke TKP," kata Kepala Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus, Rabu (11/8/2021).
 
Ketika beraksi, Idrus mengaku sebagai preman paling ditakuti di wilayah setempat. Ucok sempat berniat menutup kafenya karena merasa tidak aman lagi.  
 
"Karena takut sering didatangi preman, akhirnya punya niat mau ditutup lagi kafe tersebut," ujarnya.
 
Winam melanjutkan, artis bertubuh mungil itu menampung sejumlah korban PHK untuk dipekerjakan di kafe miliknya. Namun, keberadaan kafe itu rupanya memancing anggota ormas melakukan pemerasan.
 
"Ucok Baba nih buka kafe, pekerjanya orang-orang yang di-PHK. Setelah beroperasi, didatangi oknum ormas untuk minta uang keamanan sambil mabuk," ucapnya.
 
Tim Jaguar lalu mendatangi tempat yang biasa dijadikan Idrus nongkrong. Ironisnya, Idrus menggunakan uang hasil palakannya untuk minum minuman keras bersama rekan di ormasnya. Kini Idrus sudah diamankan di kantor polisi.
 
"Benar saja mereka kumpul sekitar 10 orang sambil minum minuman keras. Jadi uang hasil palakan buat minum-minum itu," katanya.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA