"Udah males ah capek," kata Deddy dalam podcast bersama Ivan Gunawan yang tayang melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier, dikutip Senin 24 Agustus 2020.
Bahkan Deddy mengatakan dirinya sudah merusak alat-alat sulap yang pernah dimilikinya. Deddy merusak alat tersebut guna mengurangi keinginannya bermain sulap.
"Gue buang-buangin. Gue gergaji alat-alat gue. Saking supaya gue enggak main. Kalau enggak gue pasti akan main," terang Deddy.
Meski demikian, Deddy menyebut dirinya masih bermain sulap hanya ketika ingin saja atau diundang dalam acara tertentu. Teranyar dia kembali menunjukkan kemampuannya itu dalam acara Mahakarya Pentagram Magic Reunion.
"Gue masih main. Gue tidak pernah mengatakan tidak mau main sama sekali. Gue berhenti secara profesional. Jadi kalau gue main cuma pada saat gue pengin main, gue main. Gitu aja," tandas Deddy.
Deddy Corbuzier mulai kepincut dengan dunia sulap saat berusia 8 tahun. Kala itu dia melihat seorang pesulap mengubah sapu tangan menjadi karangan bunga yang membuatnya terkesima.
Kemudian dia belajar dengan para senior untuk mempelajari beberapa trik sulap sederhana. Pada usia 12 tahun, Deddy bertekad untuk mempelajari jenis sulap yang lebih sulit.
Hingga kini Deddy dikenal dengan salah satu pesulap paling disegani di Indonesia. Dia juga pernah menyabet Mentalist of The Year dari The International Magicians Society (IMS).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News