Di rumah itu Sulis tinggal bersama orangtua dan dua kakaknya. Saking kecilnya rumah Sulis, tempat tidur yang biasa mereka tinggali biasa dipakai sebagai dapur kala siang hari.
"Rumah aku enggak sampai 4x4, paling 2,5x2,5 meter. Kalau malam itu dipakai buat tidur. Kalau siang itu buat dapur, buat mama masak. Kami tidur ramai-ramai, saya, mama, bapak, sama kakak dua orang," kata Sulis di acara Rumpi Trans TV.
Menurut Sulis, rumahnya dulu juga tidak dilengkapi kamar mandi. Sehingga dia dan keluarga selalu mengantre di toilet umum setiap kali ingin mandi atau buang air.
"Jadi kalau mau mandi itu antre bawa ember. BAB juga begitu sengsaranya. Saking rumah itu sempit, mama cuma berdoa satu, Ya Allah tolong saya ingin punya rumah yang bisa buat salat," kenang Sulis.
Kehidupan Sulis perlahan mulai membaik ketika dia diajak remakan oleh Hadad Alw di lagu "Ya Thoybah". Dia juga kemudian dikenal sebagai penyanyi religi hingga saat ini. Kehidupan ekonomi Sulis dan keluarganya pun jauh lebih membaik.
"Tapi ya alhamdulillah Allah kasih rezeki lewat salawat yang selama ini aku tekuni. Kalau ingat momen itu kayak, kita enggak pernah tahu kalau Allah itu memberi jalan dari arah yang enggak pernah kita duga, enggak pernah sangka," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News