Namun, keterbatasan itu tidak membuat bintang film Sabtu Bersama Bapak itu menyerah. Bintang film Supernova terus menggali kemampuan aktingnya.
"Kalau keterbatasan, apapun itu hanya di dalam pikiran sendiri. Kita bisa lihat film atau cerita inspirasional orang lain. Enggak pernah melihat keterbatasan itu jadi keterbatasan. Aku melihat itu sebuah kesempatan," ujar saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).
Menurut Arifin, wajar jika seseorang mempunyai rasa tidak percaya diri atau minder. Tapi rasa tidak percaya diri yang pernah dimilikinya dianggap sebagai sebuah tantangan.
"Setiap manusia pasti ada rasa percaya diri karena kita enggak normal. Justru itu butuh beberapa tahun menerima kita sendiri kalau kita beda. Kalau mereka mengerti pasti akan apresiasi kita," katanya.
"Kita sebagai manusia kadang dikotak-kotakin. Kita suka dibilang ini itu. Yang aku belajar selama ini, kita sendiri harusnya nentuin mau masuk mana," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News