Artis Vanessa Angel (tengah) bersama Jane Shalimar (kanan) akhirnya keluar dari gedung Subdit V Cyber Crime Polda Jatim, Minggu, 6 Januari 2019, sore, setelah 24 jam lebih menjalani pemeriksaan. (Foto: Antara Foto/Didik Suhartono)
Artis Vanessa Angel (tengah) bersama Jane Shalimar (kanan) akhirnya keluar dari gedung Subdit V Cyber Crime Polda Jatim, Minggu, 6 Januari 2019, sore, setelah 24 jam lebih menjalani pemeriksaan. (Foto: Antara Foto/Didik Suhartono)

Jane Shalimar Ungkap Kondisi VA Syok Berat

Hiburan prostitusi artis
Purba Wirastama • 08 Januari 2019 08:46
Jakarta: Jane Shalimar, teman Vanessa Angel yang memberikan bantuan hukum terkait kasus dugaan prostitusi online, menceritakan kondisi Vanessa usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur pada Minggu, 6 Januari 2019. Jane datang ke Surabaya dari Jakarta pada hari itu untuk memberi pendampingan.
 
"Saya mendapat telpon dari kuasa hukum yang sudah ada di sana dan mereka belum bisa ketemu dengan Vanessa. Jadi saya dalam keadaan (bingung), ayah Vanessa juga minta tolong supaya dia bisa hubungi saya," kata Jane kepada wartawan di Jakarta, Senin malam, 7 Januari 2019.
 
Begitu sampai kantor Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Jane meminta untuk bertemu Vanessa, yang dia sebut sangat syok hingga tidak bicara apa-apa.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Waktu melihat saya pertama kali saja di sana, dia tidak bicara apa-apa, langsung memeluk saya, gemetar, menangis. Saya elus punggungnya, saya bilang, 'Yang penting kamu sekarang tenang, tidak usah khawatir, nanti didampingi,'" ungkap Jane.
 
"Saya tidak bertanya detail apa yang terjadi karena ya saya paham dia masih dalam kondisi syok. Sampai akhirnya dia merasa sudah lebih tenang karena saya di sana. Saya juga yakinkan ada tim kuasa hukum yang sudah disiapkan Bang Zakir (Rasyidin) untuk mendampingi dia di sana," lanjutnya.
 
Jane memberikan penjelasan ke pihak kepolisian bahwa dia bisa menjadi jaminan atas Vanessa. Setelah akhirnya mereka keluar dari kantor polisi, Jane menemani temannya beristirahat.
 
"Di situ, saya bisa melihat betapa terguncang Vanessa. Biasanya saya lihat dia senang, tertawa, riang, bercanda, kali ini cuma diam menunduk, dikit-dikit menangis."
 
"Begitu sampai hotel, kami ngobrol. Dia cuma duduk di tempat tidur dan (bersandar pada) saya. Kondisinya benar-benar down. Saya bisa melihat sendiri kondisi dia memang sangat terpukul. Saya hargai perasaan dia, tidak mau terlalu bertanya yang terjadi," tutur Jane.
 
Namun dia akhirnya bercerita kepada Jane mengenai situasi Sabtu itu sebelum polisi datang ke hotelnya. Dia mengklaim bahwa situasinya tidak seperti informasi yang selama ini beredar dari pihak kepolisian. Jane menyarankan untuk membuat klarifikasi publik, tetapi dia mengaku masih belum sanggup bertemu orang di publik.
 
VA dan AS bersama tiga orang diamankan Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim pada Sabtu, 5 Januari 2019 di Surabaya terkait dugaan prostitusi online. Setelah diperiksa 24 jam, kini VA berstatus sebagai saksi korban. Pihak VA membantah dugaan bahwa dia terlibat prostitusi online.

 

(ASA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi