Kuasa hukum Inge, Petrus Bala Pattyona mengatakan, dalam perceraian tersebut Ari Wibowo tidak akan bagi harta gana gini lantaran keduanya sudah mempunyai perjanjian pranikah sebelumnya yang membuat pemisahan harta saat bercerai menjadi tidak lagi diperlukan.
"Adanya perjanjian pranikah, jadi praktis tidak ada harta (gana-gini)," ujar Petrus
Lebih lanjut, kuasa hukum Inge Anugrah menyebut jika Ari Wibowo hanya memberi nafkah kepada sang istri berupa kartu kredit dengan limit tertentu. Selama kedua pasangan tersebut menjalani rumah tangga, seluruh hartanya merupakan atas nama Ari Wibowo.
"Hanya untuk belanja dapur, dikasih kartu kredit dengan limit tertentu. Tetapi selama hidup bersama dia (Inge) nggak pernah pegang uang," lanjut Petrus.
"Semua harta jerih payah mereka itu semua atas nama Ari. Tidak ada sama sekali (yang masuk ke kantong Inge), nanti suatu saat kami buka," tuturnya.
Petrus tidak ingin bicara banyak terkait kemungkinan masalah perekonomian yang menjadi penyebab perceraian rumah tangga Ari Wibowo dan Inge.
"Enggak juga, enggak tau. Tapi intinya seperti itu rumah tangga mereka. Sedih banget." katanya.
Sidang cerai perdana pun telah digelar pada Senin, 17 April 2023, meskipun harus ditunda ke tanggal 8 Mei 2023.
Baik Ari dan Inge ternyata sudah ingin pisah sejak 2018. Petrus Bala Pattyona selaku kuasa hukum Inge Anugrah membeberkan kalau kliennya itu sering mengalami percekcokan dalam rumah tangga pada tahun tersebut.
"Sebenarnya dari 2018, tapi Ari pertahankan terus, jangan (cerai), karena dia banyak job, (demi) nama baiknya," kata Petrus Bala Pattyona di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
(Natania Rizky Ananda)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News