Ada kesamaan antara kehidupan Mahar dalam kisah "Laskar Pelangi" dan Verrys di kehidupan nyata. Keduanya sama-sama berjuang keras untuk mendapatkan hidup dan pendidikan yang layak.(KLIK: Pemeran Mahar di "Laskar Pelangi" Ditemukan Meninggal)
Dalam sebuah wawancara dengan harian lokal, Radar Bangka, Verrys sempat mengakui kekecewaannya lantasan pihak pemerintah setempat kurang memperdulikan para bintang "Laskar Pelangi". Verrys merasa para bintang "Laskar Pelangi" ikut mendongkrak pariwisata kawasan Bangka Belitung.
Berlalunya demam film "Laskar Pelangi" ikut memudarkan nama Verrys. Pria yang terakhir mengenyam pendidikan di Institut Kesenian Jakarta itu sempat membitangi sinetron "Cinta Fitri" selama 12 episode.
Untungnya, verrys sempat mendapat beasiswa hingga S1 dari PT Pertamina. Selain itu, Verrys pernah diberi apresiasi oleh mantan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berupa komputer. Sayang, komputer itu sudah rusak sejak 2012 silam.
Di usianya yang hampir 18 tahun, Verrys berpulang. Dia telah berjasa menghidupkan sosok Mahar yang dikenal dekat dengan dunia seni. Selamat jalan Verrys.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News