"Pernah dulu waktu umur 16," kata Dul Jaelani.
"(bayarin orang) Salah satunya, setiap hari mikirin dia, terus," ujar Dul menjawab Maia Estianty.
"Sampai dia ulang tahun kasih kado bunga, pokoknya anything I will do," kata Dul.
Menurut psikolog Poppy Amalya yang ikut hadir dalam bincang-bincang tersebut, bucin yang dilakukan Dul masih normal. Sebelumnya, Amanda Caesa, putri dari Parto mengatakan tak pernah bucin, tetapi berhadapan dengan orang bucin saat akhir masa SMP.
"Dia yang chat aku terus, aku orangnya agak cuek begitu, aku lupa kabarin, terus dia miscall aku, sering ke rumah temui keluarga aku, aku biasa saja soalnya aku belum mengerti cinta-cintaan begitu," kata Amanda.
Perbincangan keempatnya mengalir selama kurang lebih 22 menit. Bicara soal prestasi, Poppy menanyakan Amanda Caesa. Amanda menjawab dia hobi mengikuti lomba.
"Tentang Matematika, English waktu sekolah," jawab Amanda.
"Suka lomba, oh, kamu suka nembak? Dul, tembak Dul" kata Maia Estianty.
Maia Estianty ikut menanggapi perbincangan Poppy dan Amanda dengan menjodohkan Dul Jaelani dan Amanda Caesa. Maia pun mencoba mencari kesamaan antara Dul dan Amanda.
"Tanggalnya 23 dan 23, kalau gua bilang pasti dekat sama ibunya dua-duanya, benar enggak dekat sama mama? Kamu (Dul) juga dekat sama bunda," kata Maia Estianty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News