Jo Hana dikabarkan bunuh diri karena frustasi setelah menjadi korban penipuan via telepon. Menurut kabar, ia harus kehilangan uang sebesar 2 juta won atau sekitar Rp26 juta gara-gara ditipu.
Kabar Jo Hana bunuh diri itu diungkapkan oleh temannya, Choi Don Eok di akun Instagram miliknya pada Minggu 15 April.
"Mempunyai mimpi menjadi seorang aktor, Hana yang baik hati menjadi sekuntum bunga dan terbang ke surga pada usia 23 tahun," tulis @plusian_don dalam keterangan foto kebersamaannya dengan Jo Hana.
"Dia ditipu dua juta won melalui penipuan telepon dan menderita dalam kesendirian. Ia memutuskan untuk memilih kehidupan hidup tanpa rasa sakit," lanjutnya.
Berikut fakta-fakta seputar Jo Hana yang meninggal dunia akibat bunuh diri:
1. Jo Hana Harus Menjalani Hidup yang Berat
Menjadi korban penipuan bukan satu-satunya alasan Jo Hana memutuskan bunuh diri. Menurut keterangan temannya, Choi Don Eok, frustrasi karena menjalani kehidupan yang berat juga menjadi alasan Jo Hana bunuh diri.
"Dia ditipu dua juta won melalui penipuan telepon dan menderita dalam kesendirian. Ia memutuskan untuk memilih kehidupan hidup tanpa rasa sakit," lanjutnya.
Dilansir dari www.todayonline.com, Hana yang memulai karier sebagai influencer memiliki hidup yang berat. Ia mengungkapkan hal itu dalam acara Ask Us Anything Fortune Teller.
2. Jo Hana Tak Punya Akta Kelahiran
Jo Hana tak memiliki akta kelahiran karena orang tuanya bercerai saat ia masih di dalam kandungan. Akibatnya, ia harus home schooling karena tak memiliki syarat masuk sekolah biasa tersebut. Ia akhirnya mendapatkan akta kelahiran saat berusia 19 tahun.
3. Jo Hana Pernah Berupaya Mencari Sang Ayah
Jo Hana berupaya mencari sang ayah meskipun sudah lama tak bertemu selama 11 tahun. Mereka akhirnya bertemu. Namun pertemuan itu terjadi karena sang ayah ingin meminta uang saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News