Pangeran Harry dan Meghan Markle (Foto: gettyimages)
Pangeran Harry dan Meghan Markle (Foto: gettyimages)

Pangeran Harry Takut Meghan Markle seperti Putri Diana

Hiburan pangeran harry meghan markle pangeran harry dan meghan markle
Sunnaholomi Halakrispen • 02 Maret 2021 14:38
Jakarta: Pangeran Harry mengaku takut istrinya, Meghan Markle, mengalami insiden yang sama dengan Putri Diana. Hal ini berkaitan dengan keputusan pasangan suami istri ini yang keluar dari anggota Kerajaan Inggris.
 
"Ketakutan saya yang paling dalam adalah sejarah terulang kembali," tutur Duke of Sussex, Pangeran Harry, dilansir dari People.
 
Ia membayangkan perlakuan kejam seperti intimidasi menimpa Meghan Markle. Sebab, mendiang ibu Harry, Putri Diana, mengalami intimidasi setelah memutuskan hubungan dengan Kerajaan Inggris usai bercerai dengan Pangeran Charles.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada saatnya ketika satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah melawan perilaku ini, karena itu menghancurkan orang dan menghancurkan kehidupan," ucapnya.
 
"Sederhananya, ini adalah penindasan, yang membuat takut dan membungkam orang. Kita semua tahu bahwa ini tidak dapat diterima, di tingkat mana pun. Kami tidak akan dan tidak bisa percaya pada dunia di mana tidak ada pertanggungjawaban untuk hal ini," paparnya.
 
Ia menekankan bahwa muncul kekhawatiran dalam dirinya, jika sejarah yang dialami sang ibunda terulang kembali. Putri Diana meninggal pada tahun 1997 setelah kecelakaan mobil di terowongan Paris saat dikejar oleh pers Inggris yang mengintainya.
 
"Saya telah melihat apa yang terjadi ketika seseorang yang saya cintai dikomoditisasi sampai-sampai mereka tidak lagi diperlakukan atau dilihat sebagai orang yang nyata. Saya kehilangan ibu saya dan sekarang saya melihat istri saya menjadi korban kekuatan yang sama," akunya.
 
Pangeran Harry mengungkapkan bahwa kehilangan Putri Diana di hadapan publik telah memengaruhi kehidupan pribadinya selama ini. Bahkan, memberikan dampak buruk terhadap kesehatan mentalnya.
 
"Kehilangan ibu saya pada usia 12 tahun, telah menutup semua emosi saya selama 20 tahun terakhir, memiliki efek yang cukup serius. Tidak hanya pada kehidupan pribadi saya, tetapi juga pekerjaan saya," jelasnya.
 
Kini, Harry telah berkeluarga, memiliki istri dan buah hati yang harus dijaga. Harry menekankan bahwa dirinya berani mengambil sikap tegas demi menentang pengalaman menyakitkan hadir di tengah keluarganya.
 
 
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif