Brad Arnold (Foto: instagram @brad3doorsdown)
Brad Arnold (Foto: instagram @brad3doorsdown)

Brad Arnold, Vokalis 3 Doors Down Meninggal Setelah Lawan Kanker

Elang Riki Yanuar • 08 Februari 2026 19:04
Ringkasnya gini..
  • Brad Arnold, vokalis dan pendiri 3 Doors Down, meninggal dunia pada usia 47 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium empat.
  • Arnold wafat dengan tenang pada 7 Februari 2026, dikelilingi keluarga, meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik dan penggemar.
  • Pendiri 3 Doors Down ini dikenal sebagai pencipta lagu ikonik “Kryptonite” yang ditulisnya pada usia 15 tahun dan melegenda sejak 2000.
Jakarta: Brad Arnold, vokalis utama dan salah satu pendiri band rock legendaris 3 Doors Down, telah meninggal dunia pada usia 47 tahun. Sang musisi menghembuskan napas terakhir pada hari Sabtu, 7 Februari 2026 setelah melalui perjuangan melawan kanker ginjal stadium empat yang diidapnya.
 
Menurut pernyataan perwakilan keluarga, ia tutup usia dengan tenang dalam tidurnya, dikelilingi oleh sang istri, Jennifer, serta keluarga terdekat. Kabar duka ini menghentak dunia musik, khususnya para penggemar yang telah mengikuti kiprah band asal Mississippi tersebut sejak akhir 1990-an.
 
Kondisi kesehatan Arnold mulai menjadi perhatian publik ketika ia sendiri mengumumkan diagnosis penyakitnya melalui media sosial pada Mei 2025. Dalam video yang beredar, pria tersebut tampak lugas mengabarkan kondisi kesehatannya yang serius. 

“Saya sakit beberapa minggu yang lalu dan kemudian pergi ke rumah sakit untuk diperiksa, dan didiagnosis menderita karsinoma sel ginjal sel jernih yang telah bermetastasis ke paru-paru saya. Dan itu stadium empat, dan itu tidak terlalu bagus,” ujarnya saat itu.
Meski menghadapi berita berat, pendiri band ini menunjukkan ketabahan yang luar biasa. 
 
“Tapi tahukah kalian? Kita melayani Tuhan yang Maha Kuasa, dan Dia dapat mengatasi apa pun. Jadi saya tidak takut. Saya benar-benar tidak takut sama sekali,” ungkapnya.
 
Brad Arnold adalah sosok sentral dalam pembentukan 3 Doors Down pada tahun 1996 di Escatawpa, Mississippi. Awalnya berperan sebagai drummer dan vokalis, ia adalah arsitek di balik salah satu lagu paling ikonik band tersebut, “Kryptonite”.
 
Yang menakjubkan, lagu yang melambungkan nama mereka pada tahun 2000 itu ditulisnya saat ia baru berusia 15 tahun. Karya tersebut menjadi bukti bakat besarnya dan terus dikenang sebagai salah satu hits rock paling abadi di era 2000-an.
 
(Maulia Chasanah)
 

 

 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA