NEWSTICKER
Lucinta Luna (Foto: instagram)
Lucinta Luna (Foto: instagram)

Polisi Tangkap Pemasok Narkoba Lucinta Luna

Hiburan Lucinta Luna Narkoba
Cecylia Rura • 12 Februari 2020 17:27
Jakarta: Pemasok narkotika untuk Lucinta Luna telah diringkus. Kanit 2 Reserse Narkoba Maulana Muqarom mengatakan, pemasok berinisial FLO adalah rekan Lucinta Luna.
 
"Teman saja," ungkapnya di Polres Jakarta Barat, Rabu, 12 Februari 2020.
 
Maulana tak menyebutkan lebih detail tentang jenis psikotropika yang dipasok. Detail pemasok narkotika akan dipaparkan saat rilis besok. Saat ini, Lucinta Luna masih diamankan di Satreserse Narkoba Polres Jakarta Barat. Hasil lab diprediksi keluar 3-4 hari.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masih kita tempatkan di ruang pemeriksaan karena kita sudah amankan orang yang memasok barang tersebut ke tersangka LL. Jadi kita butuh pemeriksaan konfrontir antara tersangka LL dan pemasok," kata Maulana.
 
FLO diamankan pagi tadi. Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan.
 
"Satu orang dari pengakuan LL yang membeli obat tersebut, kepada yang bersangkutan inisialnya IF alias FLO. Sekarang ini yang bersangkutan sedang kita dalami, masih kita lakukan pemeriksaan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polres Jakarta Barat pagi tadi.
 
Pihak kepolisian menahan sejumlah barang bukti antara lain tujuh butir pil putih riklona, lima butir pil tramadol, dan pecahan ekstasi yang ditemukan di tong sampah, dikumpulkan sejumlah dua butir pil ektasi berwarna biru berlogo lego.
 
Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat melakukan penangkapan terhadap publik figur, Lucinta Luna. Dia ditangkap bersama tiga rekannya HD, DAA, dan NHAM di Apartemen Thamrin City Tower D, Jakarta Pusat, Selasa 11 Februari 2020 dini hari.
 
Pihak kepolisian menemukan barang bukti berupa pecahan ekstasi sejumlah dua butir pil berwarna biru berlogo lego, tujuh butir pil riklona, dan lima butir pil tramadol.
 
Lucinta Luna dikenakan Pasal 62 UURI No. 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman sekitar empat tahun penjara.
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif