Kunto Aji Rilis Album Mantra Mantra
(kiri-kanan) Petra Sihombing, Bam Mastro, Kunto Aji, Ankadiov Subran dan Anugrah "Uga" Swastadi. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Jakarta: Setelah melepas lima 'mantra' demo berjudul Overthinker pada Agustus lalu, Kunto Aji Wibisono akhirnya melepas album kedua berjudul Mantra Mantra. Album ini dirilis sebagai bentuk self-healing dan self-reflection dari sosok Kunto Aji. Fokus dari karya ini, Kunto mengambil tema isu kesehatan mental.

"Album ini temanya masih sama tentang mental health cuma gue kerucutin apa yang gue rasakan tentang overthink (demo album Overthinker)," kata Kunto Aji dalam jumpa media di Juni Records, Jakarta, Kamis, 13 September 2018.

Kunto memaparkan, isu kesehatan mental yang diangkat pada masa momen-momen jelang bunuh diri. Jeda itu diambil sebagai buah dari self-reflection Kunto Aji.


"Isu mental health yang tidak sampai ke bunuh diri. Memang angka bunuh diri kita enggak setinggi Jepang karena enggak sampai ke sana, tapi masalah mental orang takut dibilang gila. Itu yang pingin gue angkat. Enggak apa-apa punya masalah dan itu enggak apa-apa diselesaikan. Setelah selesai efeknya luar biasa. Enggak tahu ternyata selama ini ada masalah tidur, bangun lebih enak, ternyata sampai segitunya," jelasnya.

Butuh dua tahun bagi penyanyi asal Yogyakarta itu untuk bisa mematangkan materi yang telah mengendap. Kunto dan istri bahkan sempat melakukan wawancara bersama psikolog untuk mendapatkan penjelasan teknik dari pekerja profesional.

"Kalau masalah cerita, enggak pingin terlalu di-share karena masalah keluarga. (...) Objektifnya banyak sekali saya tidak ingin sebagai sampulnya (masalah mental health)," papar Kunto Aji.

Rentang waktu yang lama juga dipengaruhi proses kontemplasi Kunto Aji. "Karena di Aji prosesnya berubahnya jauh drastis. Dari enggak ada beban, tiba-tiba, kalau melihat ke sebelah kanan  sebagian orang-orang itu (Bam Mastro, Petra, Uga, dan Anka) yang berkutat dengan Aji selama dua tahun," papar Adryanto Pratono, Direktur Juni Records.

Album ini melibatkan empat produser musik Ankadiov Subran, Petra Sihombing, Bam Mastro, dan Anugrah "Uga" Swastadi. Anka untuk singel empat singel pertama yakni Sulung, Rancang Rencana, Pilu Membiru dan Topik Semalam. Anka juga menutup manis sembilan 'mantra' dengan singel Bungsu.

Petra Sihombing terlibat dalam singel Rehat dan Jakarta Jakarta, Uga pada singel Konon Katanya yang telah dirilis lebih dulu pada November 2017, lalu Bam Mastro pada singel Saudade.

"Album ini mendorong lu untuk berkenalan sama masalah yang suka kita hadapi," kata Adryanto.

Kendati album ini sebagai bentuk cermin seorang Kunto Aji, dia menerima perspektif pendengar dalam menangkap ide cerita dari album Mantra Mantra.

"Gue pingin teman-teman menangkap sesuai apa yang mau kalian tangkap, sih. Lagu ini permasalahan semua orang, tapi gue enggak mau spesifik. Biar mereka yang menangkap sesuai apa yang mereka alami," jelas Kunto.

Pelepasan album Mantra Mantra dibarengi dengan salah satu singel dalam album, Topik Semalam.

Album Mantra Mantra dirilis resmi 14 September 2018.




 



(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id