Single ini ditulis oleh seluruh anggota Perunggu—Maul Ibrahim, Ildo Hasman, serta Adam Adenan. Enrico Octaviano dan Petra Sihombing berperan sebagai produser sekaligus komposer. “Gemilang” telah mendapatkan 15 juta stream di layanan musik digital Spotify. Video lirik lagu ini pun ditonton oleh hampir 5 juta pengguna YouTube.
Makna Lagu “Gemilang” - Perunggu
Lirik lagu “Gemilang” menggambarkan perjalanan panjang seseorang dalam menghadapi kerasnya kehidupan sekaligus tuntutan untuk terus maju. Gambaran “matahari timur yang kejam” menjadi simbol realitas yang tidak selalu ramah, sementara pilihan untuk tetap tepat waktu menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab.Meski keluhan sempat muncul, penulis memilih menahannya dan tetap melangkah, didorong oleh keyakinan pada tujuan yang ingin dicapai serta tekad untuk membuktikan diri di tengah keraguan orang lain.
Di bagian selanjutnya, lagu ini menyoroti perjalanan waktu yang tidak singkat—sebelas tahun—yang meninggalkan jejak beban sekaligus kebanggaan. Ada pula sentuhan emosional tentang peran doa dan harapan dari sosok terdekat yang menjadi sumber kekuatan. Lagu ini meyakinkan pendengar bahwa semua harapan tentang masa depan yang lebih baik akan diupayakan untuk terwujud lewat kerja keras dan keteguhan hati.
Lirik Lagu “Gemilang” - Perunggu
[Verse 1]
Terjilat
Matahari timur yang kejam
Sengat melekat di bahuku
Perlukah
Menepi menyisi sebentar?
Tapi ku wajib tepat waktu
[Pre-Chorus]
Keluhan demi keluhan
Segera kugilas perlahan
[Chorus]
Karena ini yang ku mau
Berkah kepala yang batu
Semua yang ragukan atau tak percaya
Debu pagi ku jelang
[Verse 2]
Tak terasa
Sebelas tahun t'lah berselang
Masih berbekas di bahuku
Beban yang
Bercampur bangga t'lah kurengkuh
Semua berpihak kepadaku
[Bridge]
Pasti doamu yang lancarkan upayaku
Mesti doa yang meluncur dari bibirmu
Dan yang kutahu kau takkan pernah berhenti
Tumbuhku kini semoga sesuai yang kau impi
[Chorus]
Tertulis jelas namaku
Di setiap harap malammu
Tentang masa depan, tentang masa terang
Warisan akal budi gemilang
Pelan pasti kukabulkan
S'gala catatan harapmu
Tentang masa depan, tentang masa terang
Kebul jalan kuterjang
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News