BTS (Foto: X/bts_bighit)
BTS (Foto: X/bts_bighit)

Tarif Hotel Naik 5 Kali Lipat Jelang Konser BTS , Pemerintah Korsel Turun Tangan

Rafi Alvirtyantoro • 03 Juni 2026 16:04
Ringkasnya gini..
  • Korea Selatan bentuk satgas dan siapkan aturan tarif wajar usai harga penginapan di Busan melonjak jelang konser BTS.
  • Menjelang konser BTS, pemerintah Busan sediakan homestay warga dan ribuan akomodasi alternatif untuk pengunjung.
  • Tarif hotel di Busan naik hingga 5 kali lipat jelang konser BTS. Pemerintah ancam sanksi bagi pelaku usaha yang melanggar.
Jakarta: Pemerintah Korea Selatan akhirnya turun tangan setelah adanya lonjakan harga penginapan menjelang konser BTS di Busan.
 
Melansir dari Xports News, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata bersama kementerian terkait telah membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Gabungan dan sedang mengupayakan penerapan 'Sistem Jaminan Tarif Wajar.'
 
Dengan sistem tersebut, pelaku usaha wajib melaporkan dan mengumumkan tarif kamar menjelang high season atau periode festival daerah.

Sanksi Tegas bagi Pelanggar Harga

Pemerintah Korea Selatan akan mempertimbangkan sanksi tegas hingga pembekuan izin usaha jika ada yang melanggar sistem tersebut, seperti tidak mencantumkan harga, memanipulasi informasi harga, tidak menyesuaikan tarif yang dilaporkan, atau membatalkan pesanan secara sepihak.

Selain itu, pemerintah berencana menyediakan sekitar 1.300 unit akomodasi alternatif dengan memanfaatkan asrama universitas, pusat pelatihan lembaga publik, fasilitas pelatihan kepemudaan, serta fasilitas keagamaan.

Program Homestay Warga Lokal

Pemerintah Kota Busan juga turut mencari solusi guna mengatasi kelangkaan penginapan selama konser berlangsung. Salah satunya dengan menjalankan program homestay warga lokal, di mana masyarakat Busan membuka pintu rumah mereka secara langsung untuk para pengunjung.

Lonjakan Tarif hingga Lima Kali Lipat

Sebelumnya, Komisi Perdagangan Adil (FTC) bersama Badan Konsumen Korea pada Mei lalu merilis hasil investigasi terhadap 135 akomodasi di wilayah Busan. Investigasi tersebut menemukan bahwa tarif penginapan selama periode konser BTS melonjak rata-rata 2,4 kali lipat dibandingkan akhir pekan biasa.
 
Secara rincinya, tarif motel melonjak hingga 3,3 kali lipat dan hotel meningkat 2,9 kali lipat. Bahkan, beberapa akomodasi nekat menaikkan harga hingga lebih dari 5 kali lipat.
 
Kasus ekstrem yang ditemukan menunjukkan kamar yang biasa disewa seharga 100 ribu won (Rp1,1 juta) melonjak jadi 750 ribu won (Rp8,7 juta), sementara kamar seharga 300 ribu won (Rp3,5 juta) meroket hingga 1,8 juta won (Rp21,1 juta).
 
Keluhan mengenai pembatalan pesanan secara sepihak setelah jadwal konser dirilis juga terus bermunculan. Beberapa penggemar mengaku bahwa pihak penginapan membatalkan pesanan mereka dengan alasan overbooking atau renovasi, lalu menjual kembali kamar tersebut dengan harga yang jauh lebih mahal.
 
BTS diketahui akan menggelar konser di Busan, Korea Selatan, pada 12-13 Juni 2026. Konser ini merupakan rangkaian dari tur dunia grup K-pop tersebut.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA