Dalam siaran langsung di platform penggemar Weverse, RM selaku leader BTS mengungkapkan kekesalannya terkait lonjakan harga penginapan menjelang pembukaan tur dunia tersebut.
“Banyak sekali berita soal akomodasi. Rasanya tidak enak melihatnya,” kata RM, dikutip dari The Korea Times, Rabu, 27 Mei 2027.
| Baca juga: BTS Menang Artist of the Year American Music Awards 2026 |
Meski mengakui harga kamar memang bisa berubah antara musim ramai (peak season) dan bukan, pelantun hit “SWIM” itu meminta pelaku usaha agar tidak berlebihan. RM bahkan menggunakan dialek khas Busan ketika menegurnya.
“Jangan keterlaluan,” ujarnya tegas.
Suga dan Jimin, yang berasal dari Busan, menyetujui kekhawatiran tersebut. Mereka mengatakan bahkan keluarga sendiri kesulitan mencari kamar, serta mempertanyakan apakah menetapkan tarif berkali-kali lipat dari harga normal tidak terlalu berlebihan.
| Baca juga: BTS Raih Piala Song of the Summer di AMAs 2026 Lewat Lagu SWIM |
Komentar tersebut muncul di tengah meningkatnya kritik warganet terkait dugaan praktik kenaikan harga penginapan di Busan. Para penggemar menyoroti sejumlah kasus di mana beberapa akomodasi menaikkan tarif hingga ratusan ribu bahkan jutaan won per malam selama pekan konser.
Sementara itu, BTS dijadwalkan menggelar konser tur dunia “ARIRANG” pada 12–13 Juni. Selain menaikkan harga, sejumlah pelaku usaha juga dituding membatalkan reservasi yang sudah ada, lalu menjual kembali kamar yang sama dengan harga lebih tinggi.
Lembaga pengawas pemerintah pun turut memantau lonjakan tarif penginapan di Busan. Berdasarkan survei Korea Consumer Agency pada Februari, harga kamar di Busan selama pekan konser meningkat hingga 7,5 kali lipat dibandingkan minggu sebelum dan sesudah konser.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News