Film Moana 2026 (Foto: Disney)
Film Moana 2026 (Foto: Disney)

Banjir Kritik, Film Live-Action Moana Disebut Kaku dan Mirip Buatan AI

Rafi Alvirtyantoro • 15 Juli 2026 20:05
Ringkasnya gini..
  • Film live-action Moana sukses menembus 506.046 penonton dalam sepekan penayangan di bioskop Indonesia sejak rilis 8 Juli 2026.
  • Kritikus film global melayangkan kritik tajam terhadap akting Dwayne Johnson yang dinilai kaku dan hambar sebagai Maui.
  • Visual efek CGI yang berlebihan membuat film ini dikritik kehilangan jiwa versi orisinal dan disebut mirip produk kecerdasan buatan.
Jakarta: Film live-action Moana ternyata menerima cukup banyak kritik hingga menimbulkan kontroversi.
 
Film Moana versi live-action resmi rilis di bioskop Indonesia pada 8 Juli 2026. Film ini menceritakan petualangan seorang gadis pemberani dari Pulau Motunui yang terpanggil oleh samudra untuk mengembalikan jantung mistis dewi Te Fiti.
 



Berdasarkan data Cinepoint, film live-action Moana mendapatkan 111.848 penonton pada hari pertama di bioskop Indonesia. Jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 506.046 penonton per 14 Juli 2026.
 
Meski begitu, Moana mendapatkan sejumlah kritik tajam, mulai dari pemilihan pemain hingga teknologi yang digunakan dalam film tersebut.

Akting Pemain Dinilai Hambar

Penampilan Dwayne Johnson sebagai Maui mendapat sorotan tajam. Peter Bradshaw dari The Guardian menyebut aktingnya seperti berjalan otomatis tanpa penjiwaan.
 
Kemudian, Kevin Maher dari The Times juga menambahkan bahwa akting Johnson terasa sangat kaku dan hambar, serta menilai usianya yang sudah 54 tahun terlalu tua untuk memerankan karakter Maui.
 
"Tiga dekade terlalu tua untuk memerankan Maui. Aktingnya terasa sangat hambar dan kaku," tulisnya.

Dominasi CGI yang Berlebihan

Penggunaan efek CGI yang terlalu dominan dinilai menghilangkan esensi dari label film "live-action". John Nugent dari Empire menyebut bahwa menyebut film ini sebagai live-action adalah hal yang keliru karena visualnya yang didominasi animasi komputer.
 
Clarisse Loughrey dari The Independent bahkan menyindir bahwa ia tidak bisa membedakan mana adegan yang benar-benar syuting di Hawaii dan mana yang dibuat di studio menggunakan komputer.
 
"Katanya, beberapa adegan diambil langsung di Hawaii dan bukan di studio Atlanta—tapi saya sendiri tidak bisa membedakannya," tulisnya.

Disebut Mirip Produk Kecerdasan Buatan

Karena pengerjaannya yang dinilai kaku dan formulaik, beberapa kritikus menyamakan film ini dengan produk hasil kecerdasan buatan (AI). John Nugent pun mengibaratkan karakter Johnson seperti interpretasi AI, sementara Robbie Collin dari The Telegraph menulis bahwa film ini terasa seolah-olah diproduksi hanya dengan mengetik perintah ke dalam ChatGPT.
 
"Hampir tidak ada satu momen pun dalam film ini yang tidak terasa seperti hasil dari mengetik perintah: 'Bagaimana jika adegan Moana yang ini dibuat versi live-action-nya?' ke dalam kolom AI," tulis Robbie Collin .  

Minim Urgensi Kreatif

Para kritikus merasa adaptasi ini sama sekali tidak perlu dibuat karena film animasi orisinalnya pada tahun 2016 sudah sangat bagus, menyenangkan, dan menyentuh. Mengulang kembali cerita yang sama persis dalam waktu yang relatif singkat dinilai sebagai pemborosan waktu dan talenta, serta tidak menawarkan sesuatu yang baru atau menarik bagi penonton.
 
"Apakah industri kita sudah seputus asa itu hingga kita harus maklum melihat Dwayne Johnson mengulangi performa suara yang persis sama dengan yang ia lakukan satu dekade lalu?" tulis Clarisse Loughrey.
   

Kehilangan Jiwa Versi Animasi

Versi animasi asli Moana dikenal sangat dinamis, megah, ambisius, dan penuh semangat. Namun, versi live-action ini dikritik karena mengubah semua kelebihan tersebut menjadi sesuatu yang terasa datar, hambar, terbatas, dan sangat membosankan untuk ditonton.
 
"Versi live-action ini merampas semua elemen yang dinamis, megah, dan ambisius dari film aslinya, lalu mengubahnya menjadi sesuatu yang kaku, terbatas, dan menjemukan," tulis Kevin Maher.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA