Mecimapro (Foto: Instagram)
Mecimapro (Foto: Instagram)

Melani Mecimapro Janji Refund Konser DAY6, Minta Waktu Cari Dana Tambahan

Rafi Alvirtyantoro • 28 Januari 2026 16:05
Ringkasnya gini..
  • Direktur Utama Mecimapro, Fransiska Dwi Melani alias Melani, merilis pernyataan terbaru terkait proses pengembalian dana konser band DAY6 di Jakarta 2025.
  • Melani menyebut Mecimapro mengalami kerugian besar sepanjang periode tahun 2024 hingga 2025.
  • Untuk menutupi kekurangan dana, Melani memohon waktu tambahan guna mengumpulkan biaya pengembalian.
Jakarta: Direktur Utama Mecimapro, Fransiska Dwi Melani alias Melani, merilis pernyataan terbaru terkait proses pengembalian dana (refund) konser band DAY6 di Jakarta 2025.
 
Melalui akun Instagram resmi @mecimapro, pihak promotor mengunggah foto surat tulisan tangan Melani yang ditujukan khusus untuk para penggemar DAY6, atau yang akrab disapa My Day.
 
Dalam surat tersebut, Melani menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan klarifikasi darinya, mengingat saat ini ia tengah menjalani proses hukum.

“Dear My Day Indonesia. Mohon maaf atas keterlambatan penyampaian penjelasan dari saya pribadi. Banyak hal yang saya renungkan selama menjalani proses hukum ini,” tulis Melani, dikutip pada Rabu, 28 Januari 2026.
 
“Secara pribadi seharusnya saya memberikan transparansi untuk membangun kepercayaan yang lebih dalam. Saya meminta maaf atas kesalahan saya dengan penuh ketulusan,” lanjutnya.  

Alasan Kesulitan Finansial

Melani mengungkapkan bahwa Mecimapro mengalami guncangan finansial yang cukup berat akibat kerugian besar sepanjang periode tahun 2024 hingga 2025. Kondisi inilah yang menghambat proses pengembalian dana kepada para penggemar.
 
“Dengan kerugian yang besar di tahun 2024 - 2025, kami berada dalam kesulitan finansial yang besar,” tulis Melani dalam suratnya.
 
Selain masalah keuangan, ia juga menyinggung kembali keputusan perpindahan lokasi (venue) konser DAY6 yang sempat memicu kekecewaan penggemar beberapa waktu lalu.
 
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan langkah sulit yang berdampak pada menurunnya kepercayaan publik.
 
“Perpindahan venue merupakan keputusan yang sulit yang harus kami jalani dan menyebabkan ketidakpercayaan,” lanjutnya lagi.
 
Sebagai informasi, konser yang berlangsung pada 3 Mei 2025 tersebut awalnya direncanakan digelar di Jakarta International Stadium (JIS). Namun, promotor memindahkan lokasi ke Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK) dengan alasan adanya jadwal pertandingan sepak bola.  

Komitmen Penuntasan Refund dan Penjualan Aset

Saat ini, fokus utama Melani adalah menyelesaikan perkara hukum yang menjeratnya.
 
Setelah itu, ia berjanji akan meminta maaf secara terbuka dan memprioritaskan penyelesaian pengembalian dana bagi para fans.
 
“Hal pertama yang ingin saya lakukan setelah menyelesaikan perkara hukum ini adalah meminta maaf secara publik dan menuntaskan refund untuk para fans,” ungkap Melani.
 
Untuk menutupi kekurangan dana, Melani memohon waktu tambahan guna mengumpulkan biaya pengembalian. Salah satu upaya yang ditempuhnya adalah dengan menjual karya tulis pribadi serta sisa aset perusahaan.
 
“Dikarenakan kesulitan finansial ini, izinkan kami untuk mencari penghasilan dengan melakukan penjualan buku yang saya tulis sendiri dan juga melalui penjualan CD / merchandise yang masih kami miliki,” jelas Melani.
 
Ia menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas hak-hak penggemar melalui berbagai upaya yang sedang dijalankan.
 
“Berbagai upaya dan usaha akan kami lakukan untuk memenuhi komitmen kami. Sekali lagi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.
 
Melani Mecimapro Janji Refund Konser DAY6, Minta Waktu Cari Dana Tambahan
(Surat yang ditulis Melani, Dok. Instagram/mecimapro)
 
Melani sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana konser TWICE di Jakarta yang digelar pada tahun 2023 silam.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan