Iskandar Widjaja dan Christine Utomo (Foto: Medcom/Elang)
Iskandar Widjaja dan Christine Utomo (Foto: Medcom/Elang)

Sensasi Bermeditasi di Konser 1001 Lights Iskandar Widjaja

Hiburan musik klasik
Elang Riki Yanuar • 16 November 2019 22:11
Jakarta: Pemain biola internasional keturunan Indonesia, Iskandar Widjaja sukses menggelar pertunjukan musik klasik kontemporer bertajuk Herritage Concert Series: 1001 Lights. Dalam konser yang digelar di Soehanna Hall, Jakarta itu Iskandar mengajak pianis Christine Utomo sebagai teman kolaborasi.
 
Sesuai temanya, Iskandar dan Christine mengusung nuansa Timur Tengah. Tema Herritage Concert Series: 1001 Lights juga merupakan adaptasi dari album terbaru Iskandar yang berjudul 1000 Nights in the Harem.
 
Iskandar memulai pertunjukan dengan mengajak penonton berkonsentrasi lewat mediation ceremony. Tampil selama dua jam, Iskandar dan Christine menampilkan repertoar-repertoar dari sejumlah komponis dunia seperti Johann Sebastian Bach.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika konser musik klasik lain lebih banyak mengutamakan kualitas musik, Iskandar dan Christine sengaja menambahkan unsur visual yang menarik agar penonton tidak bosan. Iskandar pun menyebut Johann Sebastian Bach punya pengaruh besar dalam perpesktif bermusiknya.
 
Tak mau kalah, Christine juga menyajikan lagu dari Fazil Say seperti Black Earth, Op. 8. Mereka kemudian berkolaborasi membawakan lagu Fazil Say lainnya, Sonata for Violin and Piano, Op. 7 dan Andantino from 1001 Nights in the Harem.
 
"Ini merupakan konser pertama kami yang menampilkan program unik dan non-tradisional yaitu repertoar dari komponis asal Turki, Fazil Say dan beberapa karya populer, minimalis dan modern serta aransemen dari komponis yang masih hidup kecuali Bach," kata Christine Utomo.
 
Herritage Concert Series merupakan konser yang digagas The Grand Signature Piano. Sebelumnya, Herritage Concert Series pernah digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada 15 Juli 2019.
 
Sensasi Bermeditasi di Konser 1001 Lights Iskandar Widjaja
Iskandar Widjaja dan Christine Utomo (Foto: Medcom/Elang)
 
"Konser 1001 Lights pada dasarnya adalah esensi dan bagian dari musik yang saya mainkan. Saya memiliki latar belakang etnis campuran dengan pengaruh Arab oriental dan ketika mengekspresikannya dalam bermusik, saya merasa seperti di rumah sendiri," jelas Iskandar.
 
Iskandar merupakan pemain biola yang sedang naik daun di dunia musik klasik internasional. Sejumlah penghargaan internasional pernah dia raih seperti medali emas di International Hindenmith Violin Competition dan Best Bach dan Best Beethoven Sonata di 21th Concorso Violinistico Internazionale Andrea Postacchini. Kemampuan seni Iskandar turun dari kakeknya, Udin Widjaja yang merupakan musisi terkenal di era Soekarno.
 
Sementara Christine Utomo juga sudah mengukir namanya di kancah internasional. Dia pernah tampil di pertunjukan bergengsi seperti International Holland Music Sessions, Aspen Music Festivals. Dia pernah berkolaborasi dengan musisi internasional seperti Noorman Widjaja, Gabriel Schwabe, Tina Guo, Paul Kwo dan Daron Hagon.
 


 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif