Judulnya sendiri sudah cukup blak-blakan. "Mangku Purel" (Memangku Pemandu Lagu) adalah sindiran buat orang yang sering menghabiskan waktu dan uang di tempat karaoke atau klub malam, bukannya pulang ke rumah.
Di balik musiknya yang asyik buat joget, liriknya punya pesan moral yang kuat. Lagu ini mengingatkan si pria kalau dia punya anak dan istri di rumah yang sedang menunggu. Intinya: "Jangan cuma senang-senang di luar, ingat kewajiban di rumah!"
Ada bagian lirik yang bilang "Mangku purel neng karaokean, tibo mulyo mung dadi kenangan" (Memangku pemandu lagu di karaoke, hidup mulia cuma jadi kenangan). Artinya, kalau terus-terusan foya-foya dan main perempuan, hidup yang terhormat dan harta bisa habis begitu saja.
Baca Juga :
Lirik Lagu Pamungkas Monolog
Lagu ini viral karena meskipun pesannya serius (jangan selingkuh, jangan buang-buang uang), penyampaiannya pakai bahasa yang santai, lucu, dan musik koplo yang enak dipakai goyang. Jadi, pesannya masuk tanpa terasa seperti diceramahi.
Lirik Lagu Mangku Purel
Mangku purel neng karaokean
Gandeng pemandu sing seksi-seksi
Penyanyi dangdut opo penyanyi pop
Saben bengi kowe ra tau mulih
Mangku purel neng karaokean
Nggandeng pemandu sing seksi-seksi
Penyanyi dangdut opo penyanyi pop
Saben bengi kowe ra tau mulih
Anak bojomu neng omah ngenteni
Kowe malah dolan karo pemandu
Anak bojomu neng omah ngenteni
Kowe malah dolan karo pemandu
Chorus:
Mangku purel tibo mulyo
Mung dadi kenangan
Gek ndang tobato, gek ndang balio
Ojo terus-terusno
Mangku purel tibo mulyo
Mung dadi kenangan
Gek ndang tobato, gek ndang balio
Ojo terus-terusno
(Lirik Lagu Mangku Purel. Video: Dok. YouTube Henny Adella)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News