Ariana Grande (Foto: Instagram.com/arianagrande)
Ariana Grande (Foto: Instagram.com/arianagrande)

Ariana Grande Kejar Peretas yang Bocorkan Karya Musiknya

Elang Riki Yanuar • 20 Agustus 2026 15:15
Ringkasnya gini..
  • Ariana Grande mendapat izin subpoena dipercepat untuk mengungkap identitas peretas yang diduga membocorkan lagu dan video musiknya.
  • Pengadilan Los Angeles mengabulkan permohonan Ariana Grande agar proses pengumpulan informasi terkait dugaan pembajakan karyanya dipercepat.
  • Tim hukum Ariana Grande khawatir karya yang belum dirilis terus dicuri dan data penting untuk melacak pelaku hilang.
Jakarta: Ariana Grande diberikan izin subpoena dari pengadilan terkait kasus pembocoran sejumlah lagunya. Perintah ini akan mempercepat proses pengumpulan informasi dalam mengungkap identitas para peretas anonim.
 
Hakim di Los Angeles, Amerika Serikat, mengabulkan permohonan tersebut pada Selasa (18/8). Hakim Mark H. Epstein menilai proses pencarian informasi tidak perlu menunggu 16 hari sebab identitas pihak yang akan dipanggil pun masih belum diketahui.
 
“Karena tidak ada pihak yang dapat diberi pemberitahuan, tidak masuk akal untuk menunggu 16 hari,” tulis Epstein, dikutip dari Variety. 

Ia juga menilai pelantun “Petal” itu memiliki alasan yang cukup kuat untuk meminta proses tersebut dipercepat.
   

Khawatir Karya Ariana Terus Dicuri

Dalam permohonannya, tim hukum Ariana meminta izin untuk segera memperoleh informasi dari pihak-pihak yang dapat membantu mengungkap identitas para pelaku.
 
Mereka khawatir aksi peretasan dan pencurian terhadap karya Ariana akan terus terjadi selama para pelaku belum diketahui. Selain itu, informasi penting seperti data akun, pelanggan, dan riwayat login yang dapat membantu melacak pelaku juga berisiko hilang.

Ratusan Karya Diduga Bocor

Ariana sebelumnya mengajukan gugatan pada 27 Juli 2026 terhadap sejumlah pihak yang identitasnya belum diketahui. Mereka disebut menggunakan modus phishing dan peretasan untuk mencuri serta menyebarkan lagu serta rekaman video musik Ariana yang belum dirilis.
 
Menurut tim hukumnya, para pelaku menargetkan akun digital milik fotografer dan produser yang bekerja dekat dengan Ariana. Data dan konten yang berhasil dicuri kemudian diduga dijual dengan harga tinggi.
 
 
Gugatan tersebut juga menyebut kebocoran karya Ariana telah terjadi ratusan kali selama sekitar 15 tahun terakhir. Pada 2023, peretas diduga berhasil mengakses 45 lagu Ariana yang belum dirilis dan membocorkannya ke publik.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA