Menanggapi hal tersebut, pihak agensi BigHit Entertainment merilis pernyataan resmi untuk merevisi nama fandom boyband rookie besutan mereka.
"Halo. Ini manajer dari komunitas resmi penggemar TXT.
Setelah nama resmi penggemar diumumkan pada 25 April, kami memperhatikan nama itu ternyata sudah digunakan oleh komunitas penggemar untuk artis lain.
Dalam proses pemilihan nama resmi penggemar, kemiripan nama dengan yang sudah ada tidak sepenuhnya diperiksa.
Kami meminta maaf untuk seluruh penggemar yang dengan sabar dan semua yang tersinggung dengan pengumuman kemarin.
Saat ini, kami memutuskan untuk merevisi nama penggemar resmi TXT.
Kami berencana dengan hati-hati dan memikirkan untuk memeriksa ide yang dikirimkan penggemar sebelum pengumuman resmi.
"Mohon memeriksa pengumuman terkait revisi untuk informasi lebih lanjut. Terima kasih," tulis pihak BigHit Entertainment dalam keterangan resmi, dilansir dari Soompi.
Penentuan nama resmi penggemar TXT berlangsung selama dua pekan sebelum dirilis resmi pada 25 April 2019. Nama-nama itu dikumpulkan dari ide penggemar dan diseleksi. Young One semula dimaknai TXT sebagai selamanya. Mereka memaknai Young dengan penyebutan angka nol (0) sehingga menjadi "kami bukan apa-apa, kemudian menjadi satu".
Sementara itu, Tiffany SNSD lebih dulu menggunakan nama fandom Young Ones pada 20 September 2018. Tiffany memaknainya sebagai "selamanya dan kalian (penggemar) adalah selamanya untukku".
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News