Selvi Ayunda (Foto: instagram)
Selvi Ayunda (Foto: instagram)

Media Sosial Perluas Jangkauan Musik Musisi Daerah hingga Tingkat Global

Elang Riki Yanuar • 10 September 2026 21:51
Ringkasnya gini..
  • Media sosial membuka peluang musisi daerah seperti Selvi Ayunda menjangkau pendengar nasional tanpa harus bergantung pada industri musik besar.
  • Selvi Ayunda membuktikan panggung dan media sosial dapat berjalan beriringan untuk memperluas jangkauan karya serta membangun karier musisi daerah.
  • Lewat single terbaru, Selvi Ayunda ingin memperluas pendengar dari Jember dan Jawa Timur sekaligus membuktikan viral bisa menjadi jalan untuk terus berkarya.
Jakarta: Perkembangan media sosial membuat jalan musisi daerah untuk dikenal semakin terbuka. Jika sebelumnya penyanyi dari luar kota besar harus melewati berbagai tahapan industri untuk menjangkau pendengar nasional, kini sebuah lagu bisa menembus batas wilayah hanya bermodalkan karya yang menarik dan distribusi digital.

TikTok menjadi salah satu platform yang paling berpengaruh dalam perubahan tersebut. Potongan lagu yang digunakan sebagai latar video dapat berulang kali muncul di beranda pengguna hingga membuat sebuah melodi atau lirik terasa akrab, bahkan sebelum pendengar mengetahui siapa penyanyinya.

Fenomena ini ikut memberi ruang lebih besar bagi musisi daerah. Lagu berbahasa Jawa, misalnya, tidak lagi hanya didengarkan oleh masyarakat di Jawa. 

Sejumlah lagu dari musisi daerah justru digunakan pengguna dari berbagai wilayah Indonesia setelah lebih dulu ramai di media sosial.

Salah satu daerah yang ikut melahirkan penyanyi dengan perjalanan serupa adalah Jember, Jawa Timur. Nama Selvi Ayunda, yang memiliki nama lengkap Selvi Yunda Fatira, dikenal sebagai penyanyi yang aktif tampil dari panggung ke panggung sekaligus membagikan aktivitas musiknya melalui media sosial.
Kehadiran media sosial membuat aktivitas panggung yang sebelumnya hanya dapat disaksikan oleh penonton di daerah tertentu kini berpeluang menjangkau masyarakat yang jauh lebih luas.

"Menurut saya, media sosial sekarang sangat membantu penyanyi daerah untuk memperkenalkan karya. Kita tidak harus menunggu dikenal dulu baru bisa mendapatkan pendengar," ujar Selvi Ayunda.

Perjalanan Selvi menggambarkan bagaimana media sosial dapat menjadi pintu masuk bagi musisi daerah untuk membangun penggemar. Lagu, potongan penampilan, video panggung, hingga interaksi dengan penonton dapat menjadi materi yang terus berputar di ruang digital.

Pola tersebut sebenarnya sudah terlihat dari perjalanan sejumlah musisi daerah lain. Denny Caknan, misalnya, merupakan penyanyi asal Ngawi, Jawa Timur, yang dikenal lewat lagu-lagu berbahasa Jawa dengan perpaduan pop Jawa dan koplo. 

Begitu juga Guyon Waton yang berasal dari Kulon Progo, Yogyakarta. Grup tersebut juga menunjukkan bagaimana karya dari skena daerah dapat menjangkau pendengar nasional. Lagu "Sanes" bahkan tercatat viral di media sosial, sementara lagu mereka seperti "Pelanggaran" dan "Rasakno" juga sempat menjadi perbincangan di YouTube dan TikTok.

Nama lain yang ikut mendapat dorongan popularitas dari ruang digital adalah Gilga Sahid. Musisi asal Jawa Timur tersebut menjadi semakin dikenal setelah lagu "Nemen" yang dia ciptakan dibawakan NDX AKA dan viral di TikTok. 
 

Bagi Selvi, perkembangan tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan. Media sosial memang dapat memperkenalkan karya secara cepat, tetapi panggung langsung tetap memiliki peran penting dalam membangun kemampuan dan karakter seorang penyanyi.

“Kalau tampil di panggung, rasanya berbeda dengan membuat konten. Di panggung kita bisa langsung merasakan respons penonton,” kata Selvi.

Saat ini Selvi juga tengah menyiapkan single terbaru. Sebelumnya, dia membawakan lagu "Anyar Dedih Janda" bersama New RGS yang mendapat perhatian di platform digital. 

“Untuk single terbaru, saya ingin memberikan sesuatu yang berbeda tetapi tetap sesuai dengan karakter musik yang selama ini dikenal oleh masyarakat,” tutur Selvi.

Dia berharap karya berikutnya dapat menjangkau pendengar yang lebih luas. Target tersebut menunjukkan bahwa bagi musisi daerah, media sosial bukan sekadar tempat mengejar angka penonton, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan identitas musik kepada masyarakat di luar daerah asal.

“Saya ingin karya saya bisa didengar lebih luas, bukan hanya di Jember atau Jawa Timur, tetapi juga oleh masyarakat di berbagai daerah. Yang paling penting bagi saya bukan hanya viral, tetapi bagaimana viral itu bisa menjadi jalan untuk terus berkarya,” ujar Selvi.









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA