Artwork Album Laika, Yang Ditinggalkan (Foto: istimewa)
Artwork Album Laika, Yang Ditinggalkan (Foto: istimewa)

Nadin Amizah Mulai Perjalanan Album Ketiga lewat Single "Moonlight"

Elang Riki Yanuar • 07 Agustus 2026 21:23
Ringkasnya gini..
  • Nadin Amizah resmi merilis single "Moonlight" sebagai pembuka album ketiganya, Laika, Yang Ditinggalkan
  • Moonlight ternyata sudah ditulis Nadin Amizah sejak SMA. Kini lagu itu resmi dirilis sebagai single terbaru.
  • Album baru Nadin Amizah terinspirasi kisah Laika, anjing luar angkasa Uni Soviet. Moonlight jadi pintu pembukanya.
Jakarta: Nadin Amizah resmi membuka perjalanan menuju album ketiganya lewat perilisan single terbaru berjudul "Moonlight". Lagu yang dirilis di bawah naungan label Sorai itu telah tersedia di berbagai platform musik digital sejak 7 Agustus 2026.
 
Menariknya, "Moonlight" bukanlah lagu yang baru saja ditulis. Nadin mengungkap bahwa karya tersebut sudah ia ciptakan sejak duduk di bangku SMA.
 
“Moonlight” pun beberapa kali dibawakan secara langsung di atas panggung meski belum pernah direkam maupun dirilis secara resmi.

“Terutama zaman-zaman ‘Sorai’ dan ‘Rumpang’, waktu belum punya album. Jadi setengah nostalgia,” tuturnya.
 
Tak sekadar menjadi single baru, "Moonlight" juga dipilih sebagai pembuka album ketiga Nadin yang bertajuk Laika, Yang Ditinggalkan. Menurutnya, lagu ini menjadi pintu masuk untuk mengenalkan dunia dan atmosfer yang ingin dibangun dalam album tersebut.
 
 
“Ya, ‘Moonlight’ tuh sonically cocok banget buat memperkenalkan dunia Laika. Sebelum mengenal sosoknya, aku rasa kita harus tahu semestanya lebih dahulu. Dari situ, kita bisa lebih mengerti Laika sebagai subjek, berikut hal-hal yang mengikutinya,” jelas Nadin.
 
Berbeda dari sebagian besar karya sebelumnya yang menggunakan lirik berbahasa Indonesia dengan gaya puitis dan metaforis, "Moonlight" justru ditulis sepenuhnya dalam bahasa Inggris. 
 
Nadin mengatakan keputusan itu bukan dibuat untuk album barunya, melainkan karena lagu tersebut memang berasal dari masa remajanya.
 
“Lagi-lagi, karena ini lagu lama. Ditulis waktu SMA, bahkan sebelum ‘Nadin Amizah’ seperti yang dikenal sekarang ada,” ungkap perempuan kelahiran Bandung itu.
 
Untuk album Laika, Yang Ditinggalkan, Nadin menggandeng 10 produser berbeda, di antaranya Lafa Pratomo, Baskara Putra, Enrico Octaviano, Otta Tarega, hingga Feby Putri. Sementara untuk "Moonlight", ia mempercayakan proses produksinya kepada Dissa Kamajaya.
 
“Bahkan sejak proses songwriting, aku sudah punya bayangan gimana tata soniknya. Termasuk orang-orang yang bisa memaksimalkannya,” kata Nadin.
 
Judul album Laika, Yang Ditinggalkan terinspirasi dari kisah nyata Laika, seekor anjing betina yang dikirim dalam misi luar angkasa oleh Uni Soviet. Laika meninggal pada hari keempat perjalanan akibat suhu kabin yang terlalu panas dan stres ekstrem.
 
Bagi Nadin, kisah Laika memiliki makna yang mendalam dan menjadi fondasi emosional album tersebut.
 
“Kisah Laika punya impact yang cukup besar untukku. Terutama melihat bagaimana setiap makhluk berusaha mengisi kekosongan dalam dirinya; mendambakan cinta, mencari arti rumah, hingga satu waktu berubah menjadi amarah,” pungkas solois peraih empat penghargaan AMI Awards itu.
 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA