Kasus ini bermula pada tahun 2024, ketika Khalil Abdul Rahman, Sam Barsh, Dan Seeff, dan Josh Mease melayangkan gugatan senilai USD500 ribu (sekitar Rp8 miliar). Mereka menuduh Kanye menggunakan elemen sampel dari lagu milik mereka yang berjudul "MSD PT2" ke dalam lagu "Moon" dan "Hurricane" di album ke-10 Ye, DONDA (2021).
Khalil Abdul Rahman dkk selaku pihak penggugat mengklaim bahwa Kanye nekat melakukan pencurian hak cipta setelah permintaan izin mereka ditolak mentah-mentah.
Dalam persidangan yang digelar pada Rabu, 6 Mei 2026, Kanye West hadir untuk memberikan pembelaan. Ia menegaskan bahwa dirinya telah melakukan proses "pembersihan" (clearing) sampel tersebut sebelum lagu dirilis.
Kanye pun merasa keberatan dengan tudingan bahwa dirinya adalah musisi yang pelit dalam memberikan apresiasi kepada sesama seniman.
"Saya bangga memberikan hak yang pantas diterima orang lain dalam hal penghargaan dan royalti. Namun, saya merasa banyak orang mencoba memanfaatkan saya. Saat duduk di ruang sidang hari ini, saya hanya berpikir orang-orang mencoba mendapatkan lebih banyak daripada yang seharusnya karena saya adalah Kanye West," tegas Kanye West dengan penuh percaya diri, dikutip dari NME, pada Kamis, 7 Mei 2026.
Awal masalah ini sebenarnya merujuk pada sesi hearing session album DONDA pada Juli 2021 lalu. Meski versi final lagu "Hurricane" tidak menggunakan sampel tersebut, Kanye kedapatan memutar versi demo yang masih berisi cuplikan "MSD PT2".
Para penggugat bersikeras bahwa Kanye telah meraup keuntungan besar dari penjualan tiket, merchandise, hingga kesepakatan siaran langsung senilai USD750 ribu (senilai Rp12,9 miliar) dengan pihak Apple Music berkat penampilan demo tersebut.
Namun, Kanye dengan gaya khas tengilnya membantah argumen tersebut. Baginya, para fans datang ke ke venue acara hearing session album terbarunya bukan karena satu atau dua lagu tertentu, melainkan karena sosok dirinya sebagai musisi yang menjadi magnet perhatian.
“Orang-orang datang untuk mendengarkan apa pun yang akan saya mainkan yang baru. Seringkali orang membeli merchandise saya bahkan sebelum mereka mendengarkan musiknya," tutup Kanye West.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News