Artwork “Bakul Sayur” - Ndarboy Genk & Arlida Putri (Foto: YouTube.com/Ndarboy Genk)
Artwork “Bakul Sayur” - Ndarboy Genk & Arlida Putri (Foto: YouTube.com/Ndarboy Genk)

Lirik dan Makna Lagu "Bakul Sayur" - Ndarboy Genk & Arlida Putri, Lengkap dengan Terjemahan

Elang Riki Yanuar • 22 Agustus 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Ndarboy Genk dan Arlida Putri berkolaborasi lewat Bakul Sayur, lagu berbahasa Jawa tentang cinta, kesetiaan, dan perjuangan mencari rezeki.
  • Bakul Sayur mengangkat kisah penjual sayur yang ingin membuktikan keseriusan cinta melalui tindakan, bukan sekadar janji manis.
  • Dirilis 12 Agustus 2026, Bakul Sayur menjadi karya ke-27 Ndarboy Genk tahun ini dan telah meraih 400 ribu penayangan di YouTube.
Jakarta: “Bakul Sayur” merupakan single kolaborasi berbahasa Jawa yang dikeluarkan oleh musisi pop Jawa, Ndarboy Genk, dan penyanyi dangdut, Arlida Putri. Lagu tersebut dirilis pada 12 Agustus 2026 dan menjadi karya ke-27 yang dikeluarkannya tahun ini. 

Single berdurasi 4 menit 12 detik ini ditulis dan diproduseri sendiri oleh Ndarboy Genk. “Bakul Sayur” sudah mendapatkan 30 ribu stream di platform Spotify dan video musiknya di YouTube telah ditonton sebanyak 400 ribu kali.

Makna Lagu “Bakul Sayur” - Ndarboy Genk & Arlida Putri

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang mencari rezeki dengan sederhana sambil berusaha membuktikan keseriusannya kepada orang yang dicintai. Meski hanya bekerja sebagai penjual sayur dan tidak memiliki pendidikan tinggi, ia tetap percaya diri dan ingin menunjukkan bahwa cinta tidak ditentukan oleh pekerjaan, harta, maupun penampilan.

Di sisi lain, lagu ini juga menggambarkan seseorang yang sudah lelah dengan janji-janji kosong. Ia menginginkan bukti nyata berupa kesetiaan dan kesungguhan untuk membangun kehidupan bersama hingga tua. 

Lirik Lagu “Bakul Sayur” - Ndarboy Genk & Arlida Putri


Semangatku Golek Rejeki, 

Mergo Ono Kowe Seng Bakal Tak Jak Rabi

Ora Lali Nganggo Minyak Wangi 

Senadyan Mung Bakul Sayur Tetep Trendy

Mas Sampean Ampun Ngelantur

Kulo Mriki Namung Pengen Belonjo Sayur

Ati Wes Kesel Digabur

Modal Janji Ditenani Malah Kabur

Aku Wes Jeleh Diapusi

Coba Aku Wenehi Bukti

Ojo Mung Manise Janji

Barkui Ilang Mboh Nang Ngendi

Sawi Terong Teri Lompong

Aku Ora Modal Ngomong

Tak Buktike Sesandingan

Karo Kowe Nganti Ompong

Aku Mung Bakulan Sayur

Sekolah Rak Patek Duwur

Nanging Janji Bakale Uripmu Makmur

Dudu Bondo Dudu Rupo

Sing Tak Suwun Mung Setio

Dewe Sesandingan Bareng Nganti Tuo

Aku Wes Jeleh Diapusi,

Cobo Aku Wenehi Bukti

Ojo Mung Manise Janji, 

Barkui Ngilang Mboh Nang Ngendi

Sawi Terong Teri Lompong

Aku Ora Modal Ngomong

Tak Buktike Sesandingan

Karo Kowe Nganti Ompong

Aku Mung Bakulan Sayur

Sekolah Rak Patek Duwur

Nanging  Janji Bakale Uripmu Makmur

Dudu Bondo Dudu Rupo

Sing Tak Suwun Mung Setio

Dewe Sesandingan Bareng Nganti Tuo

Aku Mung Bakulan Sayur 

Sekolah Rak Patek Duwur

Nanging Janji Bakale Uripmu Makmur

Dudu Bondo Dudu Rupo

Sing Tak Suwun Mung Setio

Dewe Sesandingan Bareng Nganti Tuo

Dewe Sesandingan Bareng Nganti Tuo

Terjemahan Lirik Lagu “Bakul Sayur” - Ndarboy Genk & Arlida Putri


Semangatku mencari rezeki,

Karena ada kamu yang akan kuajak menikah

Tak lupa memakai minyak wangi

Meski hanya penjual sayur, tetap tampil trendy

Mas, jangan bicara sembarangan

Saya ke sini hanya ingin membeli sayur

Hati sudah lelah dibohongi

Bermodal janji, ditunggu malah pergi

Aku sudah muak dibohongi

Coba beri aku bukti

Jangan cuma manis di janji

Setelah itu menghilang entah ke mana

Sawi, terong, teri, lompong

Aku tidak hanya bermodal omongan

Akan kubuktikan dengan hidup bersamamu

Bersama kamu sampai tua

Aku hanya berjualan sayur

Pendidikan juga tidak terlalu tinggi

Namun, aku berjanji hidupmu akan makmur

Bukan soal harta, bukan soal rupa

Yang kuminta hanya kesetiaan

Kita bersama hingga tua

Aku sudah muak dibohongi

Coba beri aku bukti

Jangan cuma manis di janji

Setelah itu menghilang entah ke mana

Sawi, terong, teri, lompong

Aku tidak hanya bermodal omongan

Akan kubuktikan dengan hidup bersamamu

Bersama kamu sampai tua

Aku hanya berjualan sayur

Pendidikan juga tidak terlalu tinggi

Namun, aku berjanji hidupmu akan makmur

Bukan soal harta, bukan soal rupa

Yang kuminta hanya kesetiaan

Kita bersama hingga tua

Aku hanya berjualan sayur

Pendidikan juga tidak terlalu tinggi

Namun, aku berjanji hidupmu akan makmur

Bukan soal harta, bukan soal rupa

Yang kuminta hanya kesetiaan

Kita bersama hingga tua

Kita bersama hingga tua

(Nyimas Ratu Intan Harleysha)









 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA