Putusan ini merupakan buntut dari insiden tahun lalu ketika mantan vokalis WINNER itu tertangkap basah mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI) berisiko tinggi. Pihak pengadilan menetapkan bahwa pengakuan bersalah saja tidak cukup untuk menjauhinya dari hukuman penjara.
Pada Kamis (9/4), The Korea Times melaporkan kronologi insiden tersebut yang terjadi di kawasan Gangbyeonbuk-ro, dekat Jembatan Dongjak, Seoul.
Tae-hyun disebut memacu kendaraannya hingga kecepatan 182 km per jam pada 27 April 2025 sekitar pukul 04.10 waktu setempat. Angka tersebut jauh melampaui batas maksimal kecepatan yang hanya 80 km per jam.
Setelah menjalani tes, hasil menunjukkan kalau kadar alkohol dalam darah Tae-hyun mencapai 0,122 persen. Kadar itu melebihi ambang batas pencabutan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korea Selatan yang ditetapkan sebesar 0,08 persen.
Selain hukuman pidana, majelis hakim menjatuhkan denda sebesar 1 juta won atau sekitar Rp11,5 juta kepada pria berusia 31 tahun tersebut.
"Tingkat bahaya yang ditimbulkan berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan sangat tinggi, sehingga diperlukan hukuman yang tegas," ujar majelis hakim dalam amar putusannya.
Meski divonis penjara, pengadilan memutuskan untuk tidak mengeluarkan surat perintah penahanan langsung. Hakim menilai Nam Tae-hyun bersikap kooperatif, mengakui perbuatannya, dan kecil kemungkinan untuk melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.
Namun, pengadilan tetap memberikan bobot hukuman yang berat terkait aspek keselamatan publik. Kecepatan ekstrem yang dilakukan Tae-hyun dinilai sebagai tindakan yang membahayakan nyawa orang lain.
Penangkapan ini terjadi saat ia masih menjalani masa percobaan atas kasus narkoba yang menjeratnya pada Januari 2024.
Kasus Tae-hyun menambah daftar panjang artis Korea Selatan yang terjerat masalah hukum akibat alkohol. Publik pun mendesak pihak berwajib untuk memberikan sanksi yang lebih berat tanpa pandang bulu.
Nam Tae-hyun memulai kariernya sebagai vokalis utama WINNER di bawah naungan YG Entertainment pada 2014. Selain bermusik, ia sempat merambah dunia akting lewat drama Midnight Girl (2015) dan Late Night Restaurant (2015).
Ia resmi mengundurkan diri dari WINNER dan YG Entertainment pada November 2016 dengan alasan kesehatan mental. Sejak Maret 2017, ia mendirikan label sendiri bernama South Buyers Club dan aktif sebagai vokalis sekaligus gitaris untuk band South Club.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News