Burgerkill (Foto: Medcom/Shindu)
Burgerkill (Foto: Medcom/Shindu)

Jadi Idola Presiden Jokowi, Burgerkill Merasa Punya Teman

Hiburan burgerkill
Cecylia Rura • 06 Juli 2019 13:00
Jakarta: Grup musik metal asal Bandung, Burgerkill menjadi salah satu band beraliran keras yang diidolakan Presiden Joko Widodo. Mendengar hal itu, mereka tersanjung.
 
"Senang, bangga, kita juga mengapresiasi lagi kalau memang ternyata beliau penikmat musik Burgerkill. Kita semua tahu mungkin dia satu-satunya Presiden yang memang kita tahu menyukai musik heavy metal. Buat kami sebagai penikmat musik tersebut merasa ada teman aja. Merasa beliau punya selera yang sama," ungkap Ebenz, gitaris Burgerkill dalam program President's Corner di Metro TV, Jumat, 5 Juli 2019.
 
Tepatnya dua tahun lalu, Presiden Joko Widodo merilis program #JokowiMenjawab melalui akun resmi Facebook. Publik bebeas bertanya langsung pada Joko Widodo.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam edisi perdana bertemakan musik dan industri kreatif, sebuah pertanyaan dari Evan Sihombing, remaja yang saat itu berusia 14 tahun menanyakan album dan band Metallica yang menjadi idola Joko Widodo.
 
Selain Metallica, Joko Widodo turut menyebutkan nama-nama band lain, termasuk dari Indonesia ada Slank dan Burgerkill. Joko Widodo merasa lagu-lagu dari kedua band ini memiliki muatan positif.
 
"Burgerkill, liriknya memberikan semangat, optimisme," kata Joko Widodo.
 
Lebih lanjut terkait lirik lagu bermuatan nilai positif, wartawan Metro TV Tami Kartanegara menanyakan judul-judul lagu tersebut.
 
"Mungkin Only the Strong, For Victory, United Front. Karena memang mulai era Adamantine kita pinginnya lirik yang bisa meng-encourage orang lain untuk lebih baik, tetap struggle, tetap survive," ungkap Ebenz.
 
Inspirasi lirik-lirik tersebut datang dari hal sekitar Burgerkill. Mereka tidak muluk-muluk soal proses kreatif.
 
"Inspirasi lebih melihat situasi lingkungan kita, lihat, dengar rasa karena sejarah pasti berulang dan asal-asal itu-itu saja tinggal sudut pandang yang berbeda," ungkap Vicky, vokalis Burgerkill.
 
Burgerkill bermusik sejak 1995. Sejumlah penghargaan bergengsi telah diterima, salah satunya apresiasi internasional Metal Hammer Award.
 
"Kategori itu beberapa musisi atau band yang mereka anggap punya pengaruh, pergerakan di negaranya atau di industri musik ini. Mereka akhirnya memilih Burgerkill sebagai pememang dengan pertimbangan Asia Tenggara khususnya menjadi perhatian besar mereka dan mereka menganggap Burgerkill bisa merepresentasikan Indonesia dan Asia Tenggara," terang Ebenz.
 

 

 

(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif