Jakarta: Trio pop Indonesia Baila menghadirkan lagu terbaru berjudul Dari Surga. Dirilis pada 30 Oktober 2026, lagu ini mengangkat cerita tentang perasaan jatuh cinta kepada seseorang yang kehadirannya terasa begitu istimewa.
Melalui aransemen pop midtempo dengan nuansa hangat dan ceria, Baila menggambarkan pengalaman ketika seseorang mulai terpikat oleh sosok yang disukainya. Perasaan tersebut hadir melalui kekaguman, godaan kecil, hingga keinginan untuk selalu menghabiskan waktu bersama.
Lagu Dari Surga ditulis sekaligus diproduseri oleh Bianca Dimas. Sementara itu, Baila sendiri merupakan trio yang beranggotakan Tabita, Omar, dan Andrew.
Makna Lagu Dari Surga - Baila
Secara keseluruhan, Dari Surga menceritakan seseorang yang begitu kagum kepada orang yang dicintainya. Sosok tersebut digambarkan begitu sempurna hingga kehadirannya terasa seperti seorang malaikat yang turun dari surga.
Perasaan kagum itu membuat tokoh dalam lagu bertanya-tanya apakah perhatian dan rayuan yang diterimanya benar-benar tulus atau sekadar godaan. Namun, respons malu-malu dari orang yang disukai justru semakin membuatnya yakin bahwa ada perasaan yang terjalin di antara mereka.
Lagu ini menangkap momen manis ketika seseorang mulai jatuh cinta. Hal sederhana seperti tatapan mata dan senyuman bisa terus teringat, bahkan membuat seseorang ingin bertemu setiap hari.
Lirik Lagu Dari Surga - Baila
Mungkin kini surga menyangka
Satu malaikat menghilang
di atas sana
Apa katamu benar nyata
Atau sekedar caramu
coba menggoda
Jika hanya rayu
Kenapa pipimu merah merona
Selama dunia ini berputar
Tak akan henti ku kejar
Karena terlanjur ku terpikat oleh binar matamu
Yang selalu saja bertamu
Buatku ingin bertemu
denganmu sepanjang hari
Semoga Tuhan jadikan satu
Cemburu penghuni semesta
Di kala hatiku jadi pilihanmu
Penghuni yang mana
Yang ku tahu isinya hanya kita
Selama dunia ini berputar
Tak akan henti ku kejar
Karena terlanjur ku terpikat oleh binar matamu
Yang selalu saja bertamu
Buatku ingin bertemu
denganmu sepanjang hari
Semoga Tuhan jadikan satu
Apa ada setitik ragu di hatimu
Bagaimana mungkin
Lihatlah cantikmu
Ku tersipu
Siapa yang tak mau
Bila kau begitu
Selama dunia ini berputar
Tak akan henti ku kejar
Karena terlanjur ku
terpikat oleh binar matamu
Selama bumi berputar
Tak berhenti kukejar
Binar matamu yang selalu saja bertamu
Buatku ingin bertemu
denganmu sepanjang hari
Semoga Tuhan jadikan satu
Di bumi hingga di atas sana
(Annisa Julinah)