Sunyotok (Foto: Metrotvnews/Shindu)
Sunyotok (Foto: Metrotvnews/Shindu)

Sunyotok by Coki Bollemeyer Rilis Album Debut

Agustinus Shindu Alpito • 23 Juli 2016 13:40
medcom.id, Jakarta: Nama Coki Bollemeyer lebih dikenal sebagai gitaris rock, baik dalam statusnya di grup musik NTRL atau pengalamannya di grup cadas Deadsquad.
 
Melepas segala citra yang melekat pada dirinya, Coki membentuk sebuah grup beraliran fussion jazz, Sunyotok. Beda dari band-band yang pernah diikutinya, lewat Sunyotok, Coki memilih bermain musik instrumental
 
“Sunyotok sebenarnya mimpi lama gue, mimpi bikin solo album dari 1997. Karena baru dapat kesempatan di tahun 2014 ketemu Jerry (bassist) dan Mario (drummer),” kata Coki dalam jumpa pers debut album Sunyotok di gedung CCM yang terletak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/7/2016).

Album debut self-titled itu berisi delapan repertoar. Coki menganggap repertoar yang ditulisnya hasil dari pengendapan pengalaman spiritual, baik sebagai pribadi maupun musisi.
 
"Isi album delapan lagu, konsepnya bersenang-senang. terlepas dari genre apa. Buat gue Sunyotok by Coki Bollemeyer amat sangat personal, perjalanan spiritual gue," ucapnya.
 
Nama Sunyotok dipilih Coki dengan alasan tersendiri. Dia menginginkan nama yang terdengar sangat Indonesia. Hal itu juga ditunjang dengan gaya busana Coki saat tampil, yaitu mengenakan kemeja batik.
 
“Kebetulan yang menyangkut di kepala gue itu nama Sunyoto, Indonesia banget. Kebetulan juga ada legenda Indonesia yang bernama Gatot Sunyoto, lalu gue tambahin huruf ‘K’ di belakang nama Sunyoto agar terdengar lebih mantap," jelasnya.
 
Proses rekaman dijalani Sunyotok by Coki Bollemeyer di Shoemaker Studio. Sebuah studio musik baru yang mengklaim diri sebagai salah satu studio musik di Indonesia dengan fasilitas dan perlengkapan kelas dunia. Lantas, sesi mastering repertoar album debut Sunyotok by Coki Bollemeyer dilakukan di Nashville, Amerika Serikat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA