“Pepujaning Atiku” tercatat sebagai single Panggih Bondan yang dirilis pada 10 Juli 2026. Lagu tersebut memiliki durasi sekitar tiga menit 30 detik dan mencantumkan Panggih Bondan sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu.
Judul “Pepujaning Atiku” berasal dari bahasa Jawa yang secara sederhana dapat dimaknai sebagai “pujaan hatiku”. Makna tersebut menjadi gambaran utama dari cerita yang disampaikan melalui lagu.
Lagu ini juga dibawakan oleh sejumlah penyanyi lain. Salah satunya Niken Salindry yang merilis versinya pada Juli 2026, dengan Panggih Bondan tercatat sebagai komposer dan penulis lagu.
Makna Lagu “Pepujaning Atiku” - Panggih Bondan
“Pepujaning Atiku” menggambarkan perasaan seseorang yang sedang jatuh cinta kepada sosok yang dikaguminya. Sang pujaan hati digambarkan melalui berbagai perumpamaan yang berkaitan dengan keindahan alam.
Pada bagian awal, lagu menggambarkan sosok yang dicintai sebagai seseorang yang mampu memberikan keindahan sekaligus menghilangkan rasa sakit. Perasaan cinta tersebut kemudian disertai harapan agar sang pujaan hati tidak memberikan luka.
Memasuki bagian berikutnya, kekaguman terhadap sang pujaan hati semakin kuat. Senyum dan paras orang yang dicintai digambarkan sebagai sesuatu yang terus memenuhi pikiran.
Bagian reff mempertegas perasaan tersebut. Sang penyanyi menggambarkan kebahagiaannya ketika rasa cinta yang selama ini dirasakan seolah menemukan jawabannya. Perasaan jatuh cinta itu bahkan digambarkan seperti seseorang yang sedang dimabuk asmara.
Secara keseluruhan, “Pepujaning Atiku” merupakan lagu romantis mengenai seseorang yang menempatkan orang yang dicintainya sebagai pujaan hati. Penggunaan bahasa Jawa dan perumpamaan tentang bunga, rembulan, serta bintang membuat ungkapan cinta dalam lagu terasa puitis.
Baca Juga :
Lirik dan Makna Lagu "Bukan Kendalimu", Kolaborasi Lafa Pratomo, Nadhif Basalamah dan Hursa
Terjemahan Lirik Lagu “Pepujaning Atiku”
Secara garis besar, lirik “Pepujaning Atiku” menceritakan seseorang yang mengagumi kecantikan pujaan hatinya. Ia menggambarkan senyum, paras, dan tatapan orang tersebut sebagai sesuatu yang membuat dirinya semakin jatuh cinta.
Pada bagian selanjutnya, sang penyanyi mengungkapkan rasa rindu yang muncul karena terus teringat kepada pujaan hatinya. Cinta yang dirasakan digambarkan sebagai perasaan tulus dan suci.
Bagian akhir kembali menegaskan posisi sang pujaan hati sebagai seseorang yang memiliki tempat istimewa di dalam hati. Ungkapan tersebut sekaligus menjadi inti dari judul lagu, yakni “Pepujaning Atiku” atau “pujaan hatiku”.
Lirik Lagu dan Terjemahan“Pepujaning Atiku” - Panggih Bondan
Ginambar aruming puspita
Terlukis keharuman bunga
Arum kembang kang nyirna
Keharuman bunga yang melenyapkan
Sewu lara branta
Seribu sakit karena kasmaran
Duh sira pepujan nira
Duhai dirimu sang pujaanku
Setya tuwuh rakuwawa
Kesetiaan tumbuh tak tertahankan
Muga sira ora paring lara
Semoga kamu tidak memberikan luka
Nyawang rembulan kang padang
Memandang rembulan yang terang
Kaya dene esemu
Sama seperti senyumanmu
Kang endah sinawang
Yang indah dipandang
Ngibarat kembang melati
Ibarat bunga melati
Tresnaku kang tulus suci
Cintaku yang tulus suci
Lintang dalu kang melu nyekseni
Bintang malam yang ikut menyaksikan
Ngibarat gegayuh lintang
Ibarat menggapai bintang
Aku wus klakon klaksanan
Aku sudah berhasil mewujudkannya (mendapatkanmu)
Bungahku nganti koyo wong kedanan
Bahagiaku sampai seperti orang gila
Gandrung aku gandrung
Kasmaran aku kasmaran
Nggandrungi parasmu
Tergila-gila pada parasmu
Esem guyumu hangleledang
Senyum tawamu terus
Mring pikirku
Membayangi pikirku
Sumunar cahya netramu
Binar cahaya matamu
Hagawe kangen atiku
Membuat rindu hatiku
Mangka sira pepujaning atiku
Karena kamulah pujaan hatiku
Duh wong ayu jejimating atiku
Duhai wanita cantik jimat di hatiku
(Annisa Julinah)