Lagu Mendung - Idgitaf (Foto: Instagram/idgitaf)
Lagu Mendung - Idgitaf (Foto: Instagram/idgitaf)

Lirik Lagu Mendung - Idgitaf, Lengkap dengan Makna Hubungan yang Mulai Retak

Rafi Alvirtyantoro • 19 Mei 2026 16:00
Ringkasnya gini..
  • Idgitaf resmi merilis album kedua Berusaha di Bawah Hujan dengan lagu utama berjudul "Mendung".
  • Lagu "Mendung" menceritakan kisah pilu hubungan yang mulai retak akibat ego dan perbedaan keyakinan.
  • Artikel ini menyajikan makna mendalam sekaligus lirik lengkap lagu "Mendung" milik Idgitaf.
Jakarta: Idgitaf telah resmi merilis album keduanya yang bertajuk Berusaha di Bawah Hujan pada 15 Mei 2026. Album ini memuat 12 trek, termasuk lagu yang berjudul "Mendung".
 
Lirik lagu "Mendung" ditulis sendiri oleh Idgitaf, penyanyi bernama asli Brigitta Meliala. Dalam proses kreatifnya, ia turut melibatkan Michael Rodovan dan Ricco sebagai penata musik (arranger).  

Makna Lagu "Mendung"

Lagu ini menggambarkan fase hubungan yang mulai retak akibat ego dan perbedaan keyakinan. Di balik perdebatan yang berulang dan rasa lelah yang tak kunjung reda, tersimpan kerinduan akan kedamaian serta keinginan untuk memperbaiki hubungan sebelum semuanya hancur.
 
Liriknya menyoroti bagaimana cinta yang dulu terasa seperti "ide gila", kini berubah menjadi pertanyaan tentang arah dan makna. Ada kejujuran yang pahit antara keinginan untuk bertahan dan kesadaran bahwa kemenangan dalam sebuah perdebatan tidak sebanding dengan kehilangan hati yang dulu saling tergila-gila.  

Lirik Lagu "Mendung"

Sudah dekat rumah, dan kita masih berdebat
Tentang itu-itu saja
Berputar siapa lebih salah
Menunggu siapa yang akan mengalah

Mencari solusi, tapi ego sendiri dulu
Yang disuapi
Ke mana berarti
Semua emosi yang dulu kita bagi?
 
Yakinnya sudah beda, berdebat pula
Seakan kau tak pernah tergila-gila
Bukankah kita bersama sudah ide gila?
Apa yang engkau cari sebenarnya?
 
Jika masih berlanjut, dan terasa berat usahakanku
Bersabarlah denganku
Jangan tidur sampai akur
Karena nanti malam ini ku akan hancur
 
Yakinnya sudah beda, berdebat pula
Seakan kau tak pernah tergila-gila
Bukankah kita bersama sudah ide gila?
Apa yang engkau cari sebenarnya?
 
Yakini saja sesuai yakinmu
Debat sudah tak perlu
Jika menang menguntungkan
 
Seakan kau tak pernah tergila-gila
Bukankah kita bersama sudah ide gila?
Apa yang engkau cari?
Apa yang engkau cari sebenarnya?
Sebenarnya
 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA