Lirik Lagu 'Mungkin di Depan Buram' - Idgitaf (Foto: YouTube/Idgitaf)
Lirik Lagu 'Mungkin di Depan Buram' - Idgitaf (Foto: YouTube/Idgitaf)

Lirik dan Makna Lagu 'Mungkin di Depan Buram' - Idgitaf

Rafi Alvirtyantoro • 16 April 2026 07:27
Ringkasnya gini..
  • Idgitaf resmi merilis lagu terbaru bertajuk “Mungkin di Depan Buram” pada 15 April 2026.
  • Lagu “Mungkin di Depan Buram” menggambarkan perjalanan batin menemukan harapan dan kekuatan cinta di tengah kegelapan masa depan.
  • Lirik lagu “Mungkin di Depan Buram” mengandung pesan emosional tentang dukungan doa dan keselamatan melalui kebersamaan.
Jakarta: Penyanyi Idgitaf resmi merilis lagu terbaru bertajuk “Mungkin di Depan Buram” pada Rabu, 15 April 2026.
 
Lagu ini diciptakan langsung oleh Idgitaf dengan melibatkan Michael Rodovan dan Ricco yang berperan sebagai produser sekaligus penata musik.

Makna Lagu "Mungkin di Depan Buram"

Lagu “Mungkin di Depan Buram” karya Idgitaf menggambarkan perjalanan batin seseorang yang sempat kehilangan semangat hidup, namun berhasil menemukan kembali harapan berkat kehadiran orang lain. Liriknya mengusung nuansa spiritual dan emosional yang kental, menyiratkan rasa duka atas semangat yang sempat padam, hingga munculnya cahaya baru melalui doa dan dukungan.
 
Karya ini menekankan bahwa meski masa depan tampak suram dan menakutkan, pelukan serta kebersamaan mampu menjadi tujuan akhir yang menenangkan. Secara keseluruhan, lagu ini merupakan refleksi tentang penyelamatan diri, keteguhan hati, dan kekuatan kasih sayang yang menuntun seseorang melewati kegelapan menuju titik terang.  

Lirik Lagu "Mungkin di Depan Buram"

Aku berduka
Atas apiku yang lama padam
Sampai ku temukanmu
Pintu terbuka
Saat ada doamu disana
Jadi kesempatan
Ku di perjalanan
Kau menemukanku
Dan selamatkanku

Mungkin di depan buram
Mungkin di depan seram
Tapi tak bisa kubaca mana arahku
Yang tak berakhir selain di pelukanmu
 
Di kegelapan
Kita bertemu di kegelapan
Mencoba bertahan di satu genggaman
Dari yang sudah lama mati tumbuh harapan
Seperti Musa yang membelah lautan merah
Menembus s'gala kemustahilan
 
Mungkin di depan buram
Mungkin di depan seram
Tapi tak bisa kubaca mana arahku
Yang tak berakhir selain di pelukanmu
 
Mungkin di depan buram
Mungkin di depan seram
Tapi tak bisa kubaca mana arahku
Yang tak berakhir selain di pelukanmu
 
Ku selamatkanmu
Kau selamatkanku
 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA