Silent Siren (Foto: vk.com)
Silent Siren (Foto: vk.com)

Selamat Datang Silent Siren, Girl Band Paling Populer di Jepang

Adi Waluyo • 20 September 2015 19:49
medcom.id, Jakarta: Silent Siren, salah satu girl band paling populer di Jepang hadir lagi di Jakarta untuk menggelar konser! Mereka baru saja mengunjungi Jakarta awal Agustus lalu, namun hanya untuk temu penggemar di acara Gelar Jepang 2015 yang diadakan Universitas Indonesia. 
 
Pada kesempatan itu, mereka berjanji datang kembali untuk mengadakan pertunjukan live. Dan Sabtu kemarin (19/9/2015), mereka memenuhi janjinya, SISI menggelar konser di Upperroom, Hotel Pullman. Sebelumnya, para penggemar bisa mendapatkan tiket melalui kiostix.com dan rajakarcis.com dengan harga mulai Rp150.000 (Festival) dan Rp300.000 (VIP).
 
Silent Siren - SISI, yang dibaca [SA:Y SA:Y] adalah roket dalam industri hiburan di Jepang saat ini. Tidak banyak band yang bisa menempatkan beberapa karya lagunya sekaligus di 10 besar tangga lagu pilihan. Namun di Jepang, Silent Siren bisa menaruh 9 lagunya untuk mendominasi ORICON, tangga lagu bergengsi di negeri Matahari Terbit itu. 

Jika dihitung dari awal terbentuknya pada 2010, Silent Siren juga merupakan satu-satunya band yang paling cepat berani konser di Nippon Budokan Tokyo, sebuah venue legendaris. Dahsyatnya, seluruh tiketnya ludes terjual.
 

Silent Siren terdiri dari 4 orang yaitu; Suu (Sumire Yoshida) sebagai vokalis dan pemain gitar, Hinanchu (Hinako Umemura) sebagai drummer, Ainyan (Aina Yamauchi) sebagai bassist, dan Yukarun (Yukako Kurosaka) sebagai pemain keyboard. Mereka adalah remaja yang tidak saja cantik namun juga piawai memainkan musik yang energik dan dinamis. 
 

Nama Silent Siren berawal dari usulan Yoshida. “Kesunyian dan bunyi sirene itu kan dua hal yang berlawanan,” ujarnya sambil tertawa renyah. 
 
Ia mengaku, ide tentang nama itu muncul begitu saja, bersyukur semua anggota antusias menyetujuinya. Hinanchu, yang jadi pemimpin di antara teman-temannya mengaku bandnya tidak mengusung konsep yang rumit. 
 
“Kami hanya fokus menciptakan musik, yang kami ingin orang lain bisa ikut menikmatinya dan bisa menghibur pendengarnya,” ujar dara yang fasih berbicara Bahasa Indonesia ini. Hinanchu pernah menghabiskan masa kecilnya di Jakarta. 
 
Kehadiran Silent Siren mulai dikenal publik remaja Jepang saat meluncurkan debut singel “Sweet Pop!” pada November 2012. Seluruh anggota band ini juga aktif sebagai model. 
 
Kepopulerannya dikalangan anak SMA berawal dari kiprah mereka di Harajuku, kiblat penentu gaya kontemporer di Jepang. Saat ini, kepopuleran Silent Siren bisa dilihat dari 400 ribu member di akun resmi Line milik mereka. 
 
Tahun 2014, Silent Siren untuk pertama kalinya mengadakan pertunjukan live di luar Jepang, yakni konser tunggal di Hong Kong yang menjadi langkah pertama mereka di Asia. Di Jepang, mereka tampil di berbagai konser, antara lain Rock In Japan Festival di bulan Agustus dan Countdown Japan di akhir tahun.
 
Mengawali tahun 2015, yakni pada 17 Januari, konser tunggal mereka di Budokan Tokyo meraih sukses besar. 
 
Tahun ini, mereka meluncurkan album ke-3 “Silent Siren” dengan banyak lagu tie-up bernuansa rock dan pop. Album ini merupakan must have item! Tur promosi sudah dimulai sejak bulan April, mereka akan tampil di Asia yakni Hongkong dan Taiwan. 
 
Tampaknya, memang tak ada yang bisa menghalangi girl band asal Harajuku yang tengah meroket ini untuk meraih sukses! 
 
Saat ditanya rencana mereka di Indonesia, Hinanchu yang masih mengingat beberapa tempat di Jakarta dengan baik ini merasa optimis. “Kami lihat peluangnya terbuka, tidak hanya untuk memperkenalkan karya musik Silent Siren saja. Sebagai remaja puteri kami juga berpeluang memperkenalkan fashion baru,” ujarnya.
 
Mereka berharap bisa menjembatani hubungan Jepang dengan Indonesia dan juga negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AWP)




TERKAIT

BERITA LAINNYA