Selain Irvan, fenomena musisi yang memutuskan hijrah untuk mendalami agama memang terbilang banyak. Bahkan, tak jarang dari mereka menganggap musik itu haram. Fenomena mengharamkan musik itu rupanya menggelitik Bimbim Slank untuk bertanya langsung kepada Irvan ketika mereka bertemu.
"Waktu itu gue pernah ke Potlot (markas Slank) habis Ashar, pas mereka abis rekaman. Terus tiba-tiba Bim-Bim nanya, "Fan, menurut lo musik itu halal atau haram?". Karena waktu itu takut orang itu mutung (tersesat) dengan jawaban gue. Gue bilang gini, 'Gini saja, menurut lo meninggalkan salat itu haram enggak? Kalau emang haram, lo sudah salat belum?'," kata Irvan Sembiring saat berbincang dengan Medcom medio 2019 lalu.
Daripada bicara tentang mengharamkan musik, kata Irvan, lebih baik seseorang memperbaiki ibadahnya terlebih dahulu.
"Sesimpel itu saja sih menurut gue. Jadi enggak usah ngomongin musik dulu lah, itu belakangan. Kalau salat saja belum benar, ngapain ngomongin musik halal atau haram. Sebenarnya musik itu bukan pokok dari agama, itu cuma ranting-ranting saja. Pokoknya itu lima rukun islam. Nah jadi kerjain dulu saja yang lima itu. Kalau bawa-bawa musik (menjadi pokok) cuma bikin bertengkar saja. Kalau lo enggak bisa meninggalkan musik jangan sok menghalal-halalkan musik. Terus terang saja kalau enggak mampu bilang saja, jangan kebanyakan 'tapi'," lanjut Irfan.
Baca: Irvan Sembiring Bicara Peluang Kembalinya Rotor dan Pengharaman Musik
Irvan lalu bercerita ketika dia ditawari membawakan lagu religi seperti Opick. Sebelum terkenal menjadi penyanyi religi, Opick memang dikenal sebagai musisi rock. Namun, Irvan menolak tawaran itu.
"Dulu Handi Santoso itu nawarin bikin lagu religi saja pakai label dia. Dia bilang, "Lihat tuh Opick, dulu anak metal (juga), sekarang sukses sama lagu religinya”. Terus gue bilang, 'Pak, kalau saya buat lagu religi itu ada dua perkara, yang pertama laknat setan-setan, karena gue raja setan dulu. Kedua gue bakal diketawain sama malaikat'," ucap Irfan.
Irfan pun menegaskan sikapnya jika kembali bermain musik tidak akan jauh dari musik metal. Rotor terakhir kali muncul di pemberitaan ketika merilis ulang album Eleven Keys (1996), New Blood (1996), dan Menang (1997) ke dalam platform digital pada 2019. Kemudian merilis ulang album Behind the 8th Ball dalam bentuk piringan hitam pada Januari 2021.
"Gue bakal main musik lagi, tetap yang ngeri. Kalau misalkan ada yang tanya, 'Kenapa lo main musik lagi?”, Ya ini the dark side of the moon, ya ini bagian gelap dari gue, lo mau apa emang? Ini urusan gue dengan Allah. Manusia enggak ada yang terlepas dari kesalahan kok, yang benar itu cuma nabi-nabi dan rasul. Gue masih bandel kok, siapa bilang gue baik," ujar Irfan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News