Beauz (Foto: Medcom/Abas)
Beauz (Foto: Medcom/Abas)

Duo Beauz Impikan Manggung di DWP

Dhaifurrakhman Abas • 22 Desember 2019 15:13
Jakarta: Duo Beauz mengaku memiliki tantangan tersendiri berkarir sebagai disjoki bersaudara. Salah satunya ketika mereka sedang meracik lagu.
 
"Kita memang bersaudara. Tapi taste musik kami tidak selalu sama tiap saat. Dan ini akan menjadi perdebatan," kata salah satu anggota Beauz, Bernie, dalam konferensi pers di kantor Warner Music Indonesia, Jakarta Pusa.
 
Bernie menyebut, dirinya bersama sang adik, Johan, hanya sesekali saja silang pendapat ketika sedang meracik lagu karena selera musik berbeda. Perbedaan pendapat dianggap wajar mengingat mereka punya selera dan role model yang berbeda pula.

"Kami juga sering melakukan hal-hal berbeda yang juga menyebabkan perbedaan pemikiran. Jadi wajar saja perdebatan ada. Karena tidak ada yang sempurna," sambungnya.
 
Kalau sudah mulai berdebat begini, biasanya keduanya mencari alasan kenapa sampai tidak setuju dengan racikan lagu yang ditawarkan. Tapi, pihak yang tak setuju harus menawarkan solusi terbaik sampai menemukan titik tengah.
 
"Berbeda bukan berarti tidak ada jalan tengahnya kan? Untuk itu, walaupun kami berdebat, tapi kami harus saling mengerti dan saling mendengarkan," ujar Bernie.
 
Hal itu juga dibenarkan Johan. Meski berdebat, namun mereka selalu terbuka menerima kritik dan saran dari satu sama lain.
 
"Dia, kakakku, selalu mendengarkanku. Tapi tentu saja, dia akan mendengarkan jika aku punya alasan untuk tidak setuju," ungkap Johan.
 
Namun Johan mengaku jarang berdebat ketika ide atau materi lagu ditawarkan kakaknya. Dia percaya dengan kemampuan kakaknya dalam meracik lagu. Meskipun lagu itu tak begitu disukai Johan.
 
"Kalau dia bilang ini lagu enggak sempurna atau belum bisa, ya sudah, ikut saja. Suka atau tidak, saya akan menghargai keputusannya. Bagiku, dia adalah kakakku," ucap Johan.
 
Baru-baru ini, Beauz mempromosikan singel terbaru mereka berjudul Feel The Light. Ini merupakan lagu pembuka rangkaian persembahan yang mereka ciptakan di penghujung tahun.
 
Lagu ini diciptakan agar pendengarnya memiliki aura positif dalam menjalani kehidupan. Sebab itu, mereka membalut lagu beraliran elektronik ini dengan unsur pop agar bisa lebih dinikmati berbagai kalangan.
 
"Ini merupakan kombinasi lagu yang pop, tapi tetap danceable. Bisa didengar di radio, namun juga bisa membawa penonton headbang. Ya, ini akan menjadi gaya bermusik kami di 2020 dan seterusnya, dengan unsur Asia yang enerjik," tandasnya.
 
Selain Feel The Light, Beauz bakal merilis singel baru lagi pada Januari 2020. Mereka juga akan merencanakan tur tur Asia tahun depan dan berharap bisa kembali unjuk gigi di Tanah Air.
 
"Semoga lagu Feel The Light bisa diapresiasi banyak orang, termasuk orang Indonesia. Harapan kami juga bisa segera konser di Indonesia, mungkin, DWP," tutup mereka.
 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA