SM Entertainment telah mengumumkan pembentukan STE, perusahaan patungan bersama Tencent Music Entertainment Group (TME) yang berbasis di Beijing, Tiongkok, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Agensi hiburan asal Korea Selatan ini juga mengangkat Zhoumi sebagai pemegang posisi tertinggi di perusahaan tersebut.
Langkah strategis tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh SM dan TME pada Mei 2025.
Komitmen Zhoumi dan Visi Perusahaan
Setelah diangkat menjadi CEO, Zhoumi mengaku senang karena mendapat kepercayaan untuk memimpin perusahaan milik SM dan Tencent tersebut.“Saya sangat senang dipercaya memimpin perusahaan patungan ini, yang lahir dari kepercayaan kuat serta visi strategis bersama antara SM dan TME,” kata Zhoumi, dikutip dari Soompi, pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Zhoumi pun berkomitmen untuk menghadirkan konten yang segar, serta menjadi jembatan untuk memberikan hasil yang nyata kepada SM dan Tencent.
“Dengan memadukan keunggulan kekayaan intelektual (IP) dan kapasitas produksi konten milik SM dengan karakteristik unik pasar Tiongkok, saya berkomitmen menghadirkan konten yang segar serta menjadi jembatan penghubung yang memberikan hasil nyata bagi kedua belah pihak,” jelasnya.
Fokus Utama dan Manajemen Artis STE
Sementara itu, STE diketahui bertugas memimpin proyek pengembangan grup idola Tiongkok baru dengan target debut dalam dua hingga tiga tahun ke depan.Perusahaan itu akan mengelola seluruh rantai proses, mulai dari audisi pencarian bakat hingga manajemen lokal di Tiongkok setelah grup tersebut resmi debut.
Tidak hanya fokus pada pembentukan grup baru, STE juga memegang kendali atas seluruh agenda kegiatan artis-artis SM di pasar Tiongkok. STE diketahui akan menangani manajemen lokal di Tiongkok untuk Renjun (NCT DREAM) serta YangYang dan Xiaojun (WayV), termasuk urusan promosi lokal hingga pendampingan kegiatan hiburan mereka.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda