Musisi pemenang Grammy ini mengungkapkan sesuatu yang dimiliki komposisi musik R&B hingga mampu menyentuh para pendengarnya.
"Wow. Itu, tuh, perasaan aja. Kayaknya, itu sesuatu yang lu gak terlalu bisa ngajarin,” tutur Stith saat berbincang dengan Medcom.
Ia melihat keindahan di saat para pendengar mampu merasakan hingga membangun ikatan batin dengan sebuah lagu. Apalagi dengan musik R&B yang mengakar pada sejarah komunitas kulit hitam di Amerika Serikat tahun 1940-an.
“Kayaknya, siapapun yang bisa ngerasain, bisa relate sama itu (musik R&B). Lu tau? Dan itulah keindahannya. Kayak, itu sesuatu yang bukan, yang lu gak bisa bener-bener jelasin,” ungkapnya.
Menurutnya, hal lain yang membuat musik R&B takkan punah adalah pengalaman saat mendengarkan musik itu untuk pertama kalinya. Hubungan rasa setiap orang yang mengingat setiap detail menciptakan begitu banyak makna dan perasaan.
“Tapi, pada saat lu denger musiknya dan itu menyentuh hati lu, itu beneran membangkitkan begitu banyak perasaan, begitu banyak makna, begitu banyak hal gitu. Inget gak, sih, kayak lu dengerin lagu tertentu buat pertama kalinya, lu inget segala detail dan pengalaman tentang itu,” ujar Tone Stith.
Ia pun menutup, “Jadi, menurut gue soal R&B, ini lebih ke perasaan dibandingkan yang lain.”
Tone Stith adalah seorang penyanyi, penulis lagu, produser, dan musisi multi-instrumen R&B asal New Jersey, Amerika Serikat dengan lebih dari 260 juta pendengar di seluruh dunia. Ia merupakan penulis lagu pemenang Grammy berkat kontribusinya pada album Chris Brown – 11:11 (Deluxe) yang memenangkan Grammy Award 2025 untuk Album R&B Terbaik.
Sepanjang kariernya, ia telah bekerja sama dengan Chris Brown, Victoria Monét, H.E.R., 2 Chainz, Ty Dolla Sign, Quavo, dan Bryson Tiller. Lagu “Girls Like You” mencapai peringkat ke-6 di tangga lagu Billboard R&B, dan ia juga masuk nominasi Best New Artist di Soul Train Music Awards 2021. Pada tahun 2018, Tone Stith turut serta dalam tur “I Used To Know Her” bersama H.E.R.
Dengan pertumbuhan pendengar di Asia yang mencakup Filipina, Jepang, Indonesia, Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Singapura, hingga Vietnam, Tone Stith siap menjadikan album terbaru ini, The Edge, sebagai momen terobosannya di kawasan Asia.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News