Robert Smith, The Cure (Foto: Instagram @robertsmith)
Robert Smith, The Cure (Foto: Instagram @robertsmith)

The Cure Raih Dua Piala Grammy Perdana Setelah 50 Tahun Bermusik

Basuki Rachmat • 02 Februari 2026 10:04
Ringkasnya gini..
  • Setelah 50 tahun bermusik, band gothic rock asal Inggris, The Cure berhasil membawa pulang piala Grammy Awards perdana mereka.
  • The Cure memenangkanBest Alternative Music Performance lewat lagu “Alone” serta Best Alternative Music Album melalui album Songs of a Lost World.
  • Tak dapat hadir secara langsung untuk menyampaikan pidato kemenangan, Robert Smith menyampaikan rasa terima kasihnya melalui sebuah surat.
Jakarta: Setelah 50 tahun bermusik, band gothic rock asal Inggris, The Cure berhasil membawa pulang piala Grammy Awards perdana mereka. 
 
Comeback setelah sempat vakum berkarya selama 16 tahun, Robert Smith dan kawan-kawan sukses membawa pulang dua penghargaan sekaligus di ajang Grammy Awards.
 
The Cure memenangkan kategori Best Alternative Music Performance lewat lagu “Alone” serta Best Alternative Music Album melalui album terbaru mereka bertajuk Songs of a Lost World, yang dirilis pada 1 November 2024.

Single “Alone” berhasil unggul dalam persaingan ketat dengan sejumlah musisi ternama, seperti Bon Iver lewat “Everything Is Peaceful Love”, Hayley Williams - “Parachute”, Turnstile - “Seein’ Stars”, hingga Wet Leg - “Mangetout”.
 
Sementara itu, di kategori Best Alternative Music Album, Songs of a Lost World mengalahkan album-album kuat lain, di antaranya SABLE, fABLE milik Bon Iver, Ego Death at a Bachelorette Party karya Hayley Williams, Don’t Tap the Glass dari Tyler, the Creator, serta Moisturizer milik Wet Leg.
 
Sayangnya, kemenangan bersejarah ini harus diraih The Cure tanpa kehadiran langsung para personelnya di malam penganugerahan. Robert Smith dan rekan-rekan berhalangan hadir karena harus menghadiri upacara pemakaman gitaris mereka, Perry Bamonte, yang meninggal dunia pada 25 Desember 2025 lalu.
 
Meski tak dapat hadir secara langsung untuk menyampaikan pidato kemenangan, Robert Smith tetap menyampaikan rasa terima kasihnya melalui sebuah surat pidato kemenangan yang dibacakan di atas panggung Grammy Awards.
 
“Simon, Jason, Roger, Reeves, dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Grammy atas penghargaan yang luar biasa ini,” tulis Robert Smith dalam pernyataannya.
 
Tak lupa, Robert Smith juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekannya yang membantu dalam proses produksi dan rekaman. 
 
“Kami sangat merasa terhormat menerimanya. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang membantu dalam pembuatan single kami, 'Songs of a Lost World'," tutupnya.
 
Kemenangan ini menjadi momen emosional dan bersejarah bagi The Cure. Sepanjang karier mereka, band yang dikenal lewat lagu ikonis “Boys Don’t Cry” ini sebelumnya hanya dua kali masuk nominasi Grammy Awards, yakni pada kategori Best Alternative Music Album lewat album Wish pada 1993 dan Bloodflowers pada 2001, namun selalu pulang tanpa piala.
 
Dengan dua kemenangan ini, The Cure akhirnya menutup penantian panjang mereka di Grammy Awards, sekaligus menegaskan bahwa karya musik mereka masih relevan dan masih memiliki pendengar.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA