Lomba Sihir (Foto: instagram)
Lomba Sihir (Foto: instagram)

Lomba Sihir Rayakan Musik dan Kultur Generasi Muda di Styles Land

Elang Riki Yanuar • 24 Agustus 2026 21:30
Ringkasnya gini..
  • Lomba Sihir ramaikan Styles LAND di Lippo Mall Kemang dengan musik eklektik dan cerita yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
  • Lomba Sihir tampil di Styles LAND membawa lagu-lagu dari album Selamat Datang di Ujung Dunia dan Obrolan Jam 3 Pagi.
  • Penampilan Lomba Sihir memperkuat Styles LAND sebagai ruang kreatif yang mempertemukan musik, komunitas, dan gaya hidup.
Jakarta: Lomba Sihir menjadi salah satu pengisi acara yang meramaikan instalasi seni Styles LAND di Lippo Mall Kemang, Jakarta, pekan lalu. Kehadiran mereka membawa warna musik sekaligus cerita yang dekat dengan keseharian generasi muda.
 
Penampilan Lomba Sihir menjadi bagian dari konsep yang mempertemukan musik, kreativitas, komunitas, dan lifestyle dalam satu ruang. Kehadiran band tersebut membuat area acara terasa lebih hidup dengan karakter musik mereka yang khas.
 
Lomba Sihir dikenal sebagai salah satu band independen Indonesia yang memiliki pendekatan musik cukup beragam. Natasha Udu, Rayhan Noor, Enrico Octaviano, Tristan Juliano, dan Hindia menggabungkan berbagai elemen musik mulai dari pop, rock, country hingga EDM.

Tidak hanya mengandalkan aransemen musik, Lomba Sihir juga dikenal lewat lirik yang banyak mengambil cerita dari pengalaman dan percakapan sehari-hari. Hal tersebut membuat lagu-lagu mereka terasa dekat dengan pendengar, terutama generasi muda yang menghadapi berbagai persoalan kehidupan di tengah perubahan zaman.
Perjalanan Lomba Sihir dimulai lewat album Selamat Datang di Ujung Dunia yang dirilis pada 2021. Album tersebut banyak mengangkat pengalaman dan kehidupan di Jakarta, termasuk cerita mengenai bagaimana seseorang bertahan menghadapi berbagai persoalan di kota besar.
 
Empat tahun kemudian, Lomba Sihir kembali menawarkan cerita yang lebih personal melalui album Obrolan Jam 3 Pagi. Album yang dirilis pada 2025 tersebut mengeksplorasi sejumlah tema seperti cinta, kehilangan, harapan, hingga penyesalan.
 
Karakter musik dan cerita yang dibawa Lomba Sihir membuat mereka bisa tampil dalam berbagai suasana. Baik dalam pertunjukan yang lebih intim maupun panggung festival dengan penonton dalam jumlah besar, band ini tetap mengandalkan interaksi dan kedekatan dengan pendengarnya.
 
Kehadiran Lomba Sihir di juga sejalan dengan konsep acara tersebut sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai kultur kreatif. Musik menjadi salah satu bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung, bersama berbagai aktivitas lain yang membawa pengalaman digital Styles ke ruang fisik.
 
Styles LAND sendiri telah hadir di Lippo Mall Kemang sejak 7 Agustus 2026. Ruang tersebut dirancang agar pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga dapat bermain, berinteraksi, menikmati hiburan, serta menemukan berbagai pengalaman kreatif.
 
Santiwati Basuki, Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, mengatakan kehadiran Lomba Sihir sesuai dengan semangat yang ingin dibangun melalui Styles LAND.
 
“Kami ingin Styles LAND menjadi ruang yang mempertemukan berbagai bentuk kreativitas dalam satu pengalaman. Kehadiran Lomba Sihir sangat relevan dengan semangat tersebut karena mereka bukan hanya menghadirkan musik, tetapi juga membawa cerita, karakter, dan komunitas yang kuat,” kata Santiwati Basuki.
 
Menurut Santiwati, dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif juga menjadi bagian penting dalam upaya memperluas ruang bagi para pelaku industri kreatif. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar turut hadir dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif yang mempertemukan kreator dengan masyarakat.
“Kami juga melihat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai sebuah momentum positif yang semakin menegaskan bahwa ruang-ruang lifestyle dapat berperan dalam memperkenalkan dan mendukung karya serta potensi ekonomi kreatif Indonesia,” lanjut Santiwati.
 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA