Terkendala Teknis, SG Lewis Tetap Sukses Meriahkan We The Fest 2018

Cecylia Rura 23 Juli 2018 06:00 WIB
We The Fest 2018
Terkendala Teknis, SG Lewis Tetap Sukses Meriahkan We The Fest 2018
Produser musik sekaligus musisi multi instrumental SG Lewis menyuguhkan alunan musik dansa untuk penonton We The Fest 2018 di panggung This Is Stage Bananas. (Foto: Purba Wirastama)
Jakarta: Produser musik sekaligus musisi multi instrumental SG Lewis menyuguhkan alunan musik dansa untuk penonton We The Fest 2018 di panggung This Is Stage Bananas. Mixing lagu yang dibawakan terdengar syahdu, tapi kemudian memberi hentakan menyempurnakan dansa.

Kendati ada keterlambatan sekitar tujuh menit, tak menjadi persoalan bagi para penonton. Seorang pengunjung menyeletuk, persiapan panggung kali ini jauh lebih baik.

"WTF tahun ini enggak ngaret-ngaret amat. Tahun lalu sempat sampai 20 menit," ujarnya sembari menunggu SG Lewis tampil di This Is Stage Bananas, JIExpo Kemayoran, Minggu, 22 Juli 2018.


Sekitar pukul 21.42 WIB dari jam ponsel saya, SG Lewis naik pentas. Musisi asal Reading, London itu menyuguhkan sebuah lagu instrumental menggunakan instrumen synthesizer yang kemudian berganti memainkan gitar putih saat membawakan singel Warm secara solo.

Tidak ada kata pembuka sebelum SG Lewis membawakan All Night dan Sunsets saat berduet dengan penyanyi wanita dan pria. Setelahnya, barulah dia membuka suara.

"Jakarta bagaimana perasaan kalian? We The Fest, ini gila. Ini kali pertama kami datang dan ini sangat gila," ucap Lewis.

Beberapa singel terbaik seperti Aura hingga singel hit No Less. Ketika singel hit No Less didengungkan, penonton bernyanyi paripurna sambil menepuk-nepuk tangan ke atas. Sedikit jeda digunakan untuk memamerkan aksi solo gitarnya. 

Selanjutnya, permainan apik saat membawakan Coming Up dan Yours sekaligus menyihir penonton saling bercakap dan berulang kali memuji Lewis sambil berdansa. Sayang, memasuki lagu terakhir yaitu Chill Out, yang sejatinya dibawakan bersama RAY BLK mengalami kendala. Sebuah drama kecil terkait teknis sempat menghentikan aksi panggung Lewis.

"Tunggu sebentar, ada kendala. Kalian semua pasti lelah bukan?" ucap Lewis berusaha melarutkan suasana.

"Oke, kami siap. Terima kasih sudah menunggu," sambungnya setelah beberapa saat memeriksa kabel di atas panggung.

"Maaf, ternyata harus menunggu lagi," katanya.

Kembali untuk membunuh waktu, penabuh drum mencoba memberikan aksi terbaiknya seraya diikuti tepuk tangan penonton. Lewis ikut memberikan koreografi kecil saat memegang microphone.

"Check check, okay," kata Lewis yang kemudian harus mengulang dari awal irama lagu Chill Out.

Aksi panggung SG Lewis bersama kolaborator berakhir sekitar pukul 22.46 WIB. Dia mengakhirinya dengan ucapan terima kasih 'berbumbu'.

"Terima kasih meski kami sempat mengalami kesulitan. Thanks," tutupnya dengan lekas meninggalkan panggung.



(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id