Slipknot formasi terkini (Foto; dok. Jonathan Weiner via SPIN Magazine)
Slipknot formasi terkini (Foto; dok. Jonathan Weiner via SPIN Magazine)

Slipknot Comeback dengan “Arsenal”, Single Pertama setelah Ditinggal Sid Wilson

Basuki Rachmat • 10 September 2026 14:20
Ringkasnya gini..
  • Slipknot merilis single "Arsenal" setelah tiga tahun vakum dari karya musik baru.
  • Lagu ini menjadi debut perdana drummer Eloy Casagrande dan rilis di bawah label sendiri.
  • Corey Taylor menggambarkan "Arsenal" sebagai lagu bernuansa agresif dengan energi luar biasa.
Jakarta: Setelah tiga tahun vakum dari rilisan musik baru, grup metal bertopeng Slipknot akhirnya kembali dengan single terbaru bertajuk "Arsenal". Rilisan ini sekaligus menjadi karya perdana mereka di bawah label milik sendiri, (sic)est Records.

"Arsenal" menjadi rilisan pertama Slipknot setelah band asal Iowa tersebut berpisah dengan Sid Wilson dan Craig Jones. Di sisi lain, posisi drummer kini diisi oleh mantan personel Sepultura, Eloy Casagrande, yang menggantikan Jay Weinberg.

Sejak bagian awal, "Arsenal" langsung menyuguhkan energi agresif yang menjadi ciri khas Slipknot. Intensitas tersebut juga terasa dalam video musik garapan Shawn "Clown" Crahan yang menghadirkan aktor Jackson White sebagai pemeran utama dengan visual bernuansa gelap dan menyeramkan.

Dalam wawancara terbaru bersama presenter Jack Saunders, vokalis Slipknot Corey Taylor turut membagikan pandangannya mengenai single tersebut. Ia menggambarkan "Arsenal" sebagai lagu yang terasa seperti hantaman bertubi-tubi tanpa memberikan banyak kesempatan untuk bernapas.

“Lagu ini benar-benar menghantam. Rasanya seperti dihantam bertubi-tubi,” ujar Corey Taylor, dikutip dari Louder pada Kamis, 10 September 2026.
 

Menurut Corey, salah satu kekuatan "Arsenal" terletak pada kemampuannya merangkum berbagai elemen yang selama ini menjadi karakter musik Slipknot. Ia juga menyoroti perubahan tempo menjelang akhir lagu yang membuat energi track tersebut semakin terasa.

“Salah satu hal yang paling aku suka dari lagu ini adalah bagaimana semuanya terasa seperti merangkum apa yang selama ini kami lakukan. Ada bagian-bagian dengan energi yang luar biasa, lalu di akhir lagu, ada penurunan tempo yang benar-benar luar biasa dan bikin lagu ini semakin mantap," lanjutnya.

Corey kemudian menggambarkan sensasi yang ingin dihadirkan Slipknot melalui lagu tersebut, seolah-olah band sedang menarik pendengarnya masuk ke dalam energi liar yang mereka bangun sejak awal.
 

“Rasanya seperti kami mencengkeram rambut semua orang dan cuma berteriak, ‘Ayo! Ayo!’ Buatku, itu benar-benar menggambarkan Slipknot secara keseluruhan," tutup Corey Taylor.

Bagi Sobat Medcom yang penasaran dengan materi terbaru Slipknot, single "Arsenal" kini sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital.

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA