Acara tersebut dipimpin oleh Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Min-seok, dan dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk pelaku industri hiburan seperti rapper Mad Clown.
Berbeda dari sekadar jamuan formal, pertemuan ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kesehatan mental, khususnya pencegahan bunuh diri. Diskusi turut melibatkan organisasi terkait, termasuk asosiasi pencegahan bunuh diri dan lembaga perlindungan kehidupan.
Pemerintah Korea Selatan memperkenalkan program bertajuk Cheonmyeong Jikim Project atau gerakan menjaga kehidupan. Program ini bertujuan menekan angka kematian akibat bunuh diri, yang masih menjadi salah satu isu kesehatan publik serius di negara tersebut.
Dalam forum tersebut, Doyoung dan Mad Clown disebut hadir sebagai figur publik yang diharapkan dapat membantu menyuarakan pentingnya kesadaran kesehatan mental kepada masyarakat luas. Keterlibatan selebritas dinilai efektif dalam menjangkau generasi muda dan memperluas dampak kampanye sosial.
Doyoung sendiri saat ini tengah menjalani wajib militer sejak akhir 2025 dan bertugas sebagai prajurit aktif di Angkatan Darat Korea Selatan. Meski demikian, ia tetap menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial.
Sebelumnya, Doyoung diketahui aktif dalam kegiatan filantropi. Ia pernah menyumbangkan dana sekitar 100 juta won melalui World Vision untuk pembangunan fasilitas pendidikan di Uganda. Donasi tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang lebih layak.
Kehadiran Doyoung dalam acara pemerintah ini memperlihatkan peran figur publik dalam isu sosial yang lebih luas, sekaligus menegaskan bahwa kontribusi seorang artis tidak hanya terbatas pada industri hiburan, tetapi juga dalam mendorong perubahan positif di masyarakat.
(Maiza Jasmine A.R)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News